Lingkar Sultra

Dana Desa Hilang di Dalam Jok Motor Kades Wawohine Didalami Polisi

UNAAHA, BKK – Kasus pencurian uang di dalam jok motor milik Kepala Desa (Kades) Wawohine Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe, Sarjono, kini tengah didalami pihak kepolisian sektor (polsek) setempat.

“Dana yang hilang itu sebesar Rp150 juta merupakan dana desa (DD) yang baru saja dicairkan di Bank Sultra terdekat,” papar Kapolsek Pondidaha Iptu Julak Sulohor, Senin (7/1).

Iptu Julak yang baru menjabat sebagai Kapolsek Pondidaha menggantikan Ipda Hasbul Jaya  mengatakan, kasus ini terjadi pada akhir 2018 lalu, tepatnya  17 Desember di mana saat itu ia belum menjabat sebagai kapolsek. Dilaporkan sendiri oleh kades bersangkutan dan sampai saat ini masih dalam proses pengembangan perkara.

Saat dikonfirmasi, Ipda Hasbul Jaya membenarkan adanya pengaduan tersebut. Dikatakannya, usai menerima laporan dari korban, pihaknya langsung menurunkan anggota sebagai tindakan penyelidikan dan pengungkapan perkara itu.

Namun ia mengaku, belum sempat menuntaskan perkara itu karena ikut dalam rotasi penugasan bersama beberapa perwira menengah lainnya.

“Kasus itu adalah kelalain dari pak kades dan kami saat masih mendalami,” tutupnya.

Sementara,  Sarjono, mengaku peristiwa pencurian ini berawal setelah ia baru saja menarik uang Rp160 juta di Bank Sultra Cabang Pondidaha sekitar jam 10.00 WITA. Setelah keluar dari bank , dana tersebut ia simpan di dalam jok motornya yang berplat DT 4919 BF.

“Dana yang saya cairkan itu Rp160 juta. Jadi Rp10 juta saya simpan di dalam saku celana yang saya pakai karena sepulang dari transaksi itu saya berencana belanja material bangunan untuk keperluan pembangunan proyek desa. Sedangkan sisanya Rp150 juta saya simpan di dalam jok motor,” papar Sarjono.

Dana yang berada di dalam jok motor itu, lanjut Sarjono, yang kemudian dicuri saat motor yang dikendarainya itu sedang diparkir di halaman salah satu toko bangunan di Desa Wonua Mandara Kecamatan Pondidaha.

Menurutnya, saat kejadian itu keadaan sedang sepi. Sehingga saat terjadi pencurian tidak satu pun yang melihat dan ia pun tidak mengetahuinya.

“Saat saya keluar, jok motor saya sudah diobrak abrik dan uang yang saya simpan di jok motor itu sudah tidak ada dan saya langsung melapor ke polsek,” terangnya. (Irm/nur)

To Top