Aktualita

DPRD Konawe Abaikan Unjuk Rasa

Ilustrasi.

UNAAHA, BKK- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Mahasiswa Peduli Hukum Sulawesi Tenggara (BMPH Sultra) terpaksa pulang hampa dari gedung rakyat. Pasalnya aspirasi mereka tidak dapat tersalurkan langsung lantaran tidak satupun anggota DPRD Konawe yang berada di tempat.  Kemana wakil rakyat?

Tepatnya, pada Senin (17/12) sekitar jam 10.29 Wita, serombongan masa aksi yang dipimpin Sahur Patatitonano itu hendak menyampaikan aspirasinya terkait persoalan penyerobotan lahan warga di Kelurahan Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe yang diduga dilakukan lurah setempat.

Meski tidak ditemui satu pun wakil rakyat, namun mahasiswa tersebut tetap melakukan aksinya di depan ruang gedung paripurna.

Para PNS setempat berinisiatif menemui pengunjuk rasa. Dan, diskusi antarpihak pun berjalan damai. Pantauan wartawan koran ini, pernyataan tertulis yang berisi tentang tuntutan mereka diterima. Termasuk surat permintaan untuk dipertemukan kedua belah pihak yang bersengketa (lurah dan warga) dalam agenda dengar pendapat.

“Unsur pimpinan dan anggota DPRD setempat sedang berada di Kendari. Di sana sedang ada pertemuan pengambilan LHPK (laporan hasil pemeriksaan keuangan) di BPK,” papar salah seorang staf PNS Sekretariat DPRD, Surahman.

Ia berjanji, aspirasi tersebut akan diteruskan sepulangnya para unsur pimpinan dari Kendari. Termasuk mengoordinasikan jadwal dengar pendapat tersebut.

“Saudara-saudara bersabar. Nanti setelah kami koordinasikan ke pimpinan. Baru kami konfirmasi balik terkait hasilnya,”katanya.

Beberapa anggota DPRD Konawe yang berusaha dikonfirmasi wartawan di antaranya Ketua Komisi II Beny Setiadi dan Anggota lainnya Irawati Umar Tjong tidak memberikan tanggapan hingga terbitnya berita ini. (r4/iis)

To Top