Kasuistika

Polres Kendari Amankan Dua Pelaku Jambret yang Menyasar Wanita

Dua Pelaku yang diringkus Buser Polrers Kendari (FOTO:YUSRIL/BKK)

KENDARI, BKK – Kepolisian Resor (Polres) Kendari mengamankan dua pelaku jambret. Salah satu tersangka merupakan anak di bawah umur.

Adalah FR (19) dan R (16). Mereka beraksi di Jalan MT Haryono Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari pada Selasa (2/10) sekira pukul 04.00 Wita.

Kapolres Kendari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jemi Junaidi mengatakan mengurai, kasus ini bermula dari dari korban yang berboncengan menuju arah Wuawua. Namun, tiba-tiba kedua tersangka datang mendekati korban dari belakang.

Keduanya tersangka tanpa berpikir langsung merampas tas korban dari arah kanan. Tidak hanya, kedua tersangka juga menendang sepeda motor yang dikendari korban hingga terjatuh.

Kedua tersangka, langsung melarikan diri. Sementara, kedua korban langsung melapor ke Polres Kendari.

Menyusul hal itu, sambung Jemi, Tim Buru Sergap (Buser) Polres Kendari melakukan pengejaran. Kedua tersangka diketahui sudah menjalankan aksi serupa sebanyak tiga.

“Barang bukti yang kita aman yaitu dua handphone (hp) satu tas korban, serta satu buah sepeda motor MX yang digunakan kedua pelaku untuk beraksi. Untuk kerugian korban ditaksir sebesar Rp 5,2 juta,” terang per00.000,” terang perwira polisi dengan dua melati di pundak ini.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Kendari Ajun Komisaris Polisi (AKP) Diki Kurniawan mengatakan, modus kedua pelaku ingin memiliki barang para korban dan memanfaatkam nilai ekonnomisnya.

”Kedua pelaku sudah melakukan tiga kali dengan perbuatan yang sama, satu kali 2018 dan dua kali 2016. Jadi, sekarang yang kita proses atau yang kita gunakan laporannya di tahun 2018,” terangnya.

Diki menyebut, kedua pelaku ini dalam melakukan aksinya dengan keliling mencari sasaran, khususnya tengah malam sampai pagi.

“Korbannya diutamakan wanita yang sedang lengah, langsung ditarik tasnya. Untuk hasil curiannya kedua pelaku gunakan untuk kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Diki mengatakan, kedua tersangka dijerat Pasal 356 Kita Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 362 KUHP, dengan anacaman sembilan tahun penjara. (m2-p2/man)

To Top