Suksesi

Kasus Dugaan Pelanggaran Tony Bupati Herbiansyah

KENDARI, BKK – Penanganan kasus dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Bupati Kolaka Timur (Koltim) Tony Herbiansyah, mulai mulai bergulir di Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kolaka Timur (Koltim).

Sejumlah saksi dalam kasus ini telah dipanggil untuk dimintai keterangan dan dalam waktu dekat. Pemanggilan terhadap terlapor Tony Herbiansyah juga akan dilakukan.

Atas persoalan ini, NasDem Sultra sendiri belum berpikir untuk melakukan pergantian ketua. Karena, masih mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menilai kasus dugaan pelanggaran tersebut masih dalam konteks yang wajar.

“Tidak ada pergantian ketua, berpikir ke arah itu saja belum, dan di partai sendiri belum ada cerita-cerita soal ini. Kami masih percaya jika kasus dugaan ini tidak masalah,” kata Wakil Sekertaris DPW NasDem Sultra Saninuh Kasim ditemui di ruangannya, Rabu (10/10).

Dijelaskan, kini Partai NasDem masih fokus untuk memenangkan pemilu 2019 dengan target kursi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) baik ditingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

“Kita tetap fokus, persoalan yang menimpa Ketua DPW NasDem saat ini bukanlah kendala memuwudkan target ini,” ujar Saninuh.

Namun, lanjut dia, meski pihaknya kini lebih fokus pada pemenangan pemilu, bukan berarti NasDem tidak mengambil peran pada persoalan yang menimpa Tony Herbiansyah.

Saninuh menambahkan, melalaui Badan Advokasi Hukum NasDem terus mem-backup. Bahkan dari hasil analisa yang dilakukan, cukup kuat dugaan jika tindakan Ketua DPW NasDem saat itu tidak memenuhi unsur pelanggaran pemilu.

“Temuan kami, persoalan ini sebenarnya tidak memenuhi unsur pelanggaran dan ini sengaja dibuat muncul dipermukaan karena NasDem dinilai cukup berbahaya pada pemilu 2019,” tandasnya.

Ketua Badan Advokasi Hukum NasDem ini menyebutkan, tidak memenuhinya unsur pelanggaran pada kasus tersebut diantaranya karena, bukti video terpotong dan hal itu tidak bisa menjadi acuan. Selain itu, peserta kegiatan merupakan para kepala desa, dan kondisi rapat yang santai.

“Artinya ungkapkan Ketua DPW NasDem saat itu bisa saja hanya sebuah candaan dan bisa saja di awal penyampaiannya dia juga menyebut parpol lain,” tutupnya.

Terpisah, dikonfirmasi terkait perkembangan kasus Bupati Koltim Tony Herbiansyah, Ketua Bawaslu Sultra mengatakan, jika pihaknya telah mendapatkan keterangan dari saksi ahli dan saksi fakta.

“Sekarang tinggal kita agendakan pemanggilan terlapor,” pungkasnya. (cr5/man)

To Top