Beranda

Direktur RS Bahteramas: Pengidap Penyakit Jantung Capai 11.622 Orang

Yusuf Hamra.

KENDARI, BKK – Jumlah pengidap penyakit jantung di Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah tergolong tinggi. Berdasarkan catatan pihak Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Bahteramas, jumlahnya mencapai 11.622 pasien.

Ini akumulasi dari yang melakukan perawatan atau kunjungan sejak Januari hingga Agustus 2018.

Demikian dikatakan Direktur RSUP Bahteraman dr Yusuf Hamra, Rabu (10/10). Dari jumlah 11.622 pasien ini, 572 orang di antaranya merupakan pengidap baru.

“Untuk pasien yang dilakukan rawat mulai Januari hingga Agustus 2018 berjumlah 11.622 pasien. Ada yang dirawat inap dan ada yang rawat jalan,” terang Yusuf.

Sementara, untuk 2017, pengidap berjumlah 16.568 kunjungan. Dengan rincian, 1.589 merupakan kasus baru dan 14.979 merupakan kasus lama.

Yusuf menuturkan, penyakit janting bisa dikendalikan dengan penerapan pola hidup sehat. Disebutkan, penyakit jantung terdiri dari tiga macam yakni penyakit jantung koroner, penyakit jantung hipertensi, dan penyakit jantung bawaan.

“Tapi yang banyak kami di sini (RSUP Bahteramas) adalah penyakit jantung koroner,” katanya.

Yusuf menjelaskan, penyakit jantung koroner disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat. Karena, penyakit jantung koroner itu dipengaruhi dari penyakit diabetes dan kolesterol tinggi.

Dia mengaku, sangat menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra yang akan mebangun rumah sakit khsus jantung.

“Pada prinsipnya kami sangat mendukung, mengingat kasus penyakit jantung di Sultra sudah sangat banyak,” katanya.

Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari juga pernah merilis penderita penyakit jantung yang melakukan perawatan sepanjang Januari hingga Agustus 2018 yakni sebanyak 3.955 pasien. Dengan rincian, 178 pasien rawat inap, dan 3.777 pasien rawat jalan.

Kepala Bidang (Kabid) Penunjang Non-Medik RSUD Kendari Sumarni mengatakan, Senin (8/10), dari sebanyak 5.081 orang itu, yang rawat inap sebanyak 297 orang, sedangkan yang rawat jalan berjumlah 4.784 pasien.

Sementara, data di 2017 total pasien penyakit jantung yang dirawat di RSUD Kota Kendari berada pada angka 5.081 orang.

“Khusus 2018 ini, penyakit jantung yang paling banyak itu terjadi pada Januari, dengan total pasien sebanyak 610,” jelas Sumarni. (m2-cr6/man)

To Top