Lingkar Sultra

KPU Konut Buka 184 Posko Layanan Pengaduan

WANGGUDU, BKK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Utara (Konut) menyiagakan 184 Posko layanan gerakan melindungi hak pilih (GMHP). Posko ini ditempatkan secara berjenjang mulai dari tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), hingga KPU Kabupaten.

Komisioner KPU Konut, Yusdiana mengatakan, pembukaan posko layanan pengaduan ini merupakan tindak lanjut instruksi KPU RI. Guna melindungi hak konstitusi setiap warga negara yang secara undang-undang memenuhi syarat sebagai pemilih, namun belum terdaftar dalam DPT yang sebelumnya sudah ditetapkan.

Di samping itu, tujuan posko layanan GMHP juga untuk memperbaiki elemen data pemilih yang keliru serta menghapus semua pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS). Seperti pemilih yang sudah meninggal dunia, pindah domisili, dan alasan lain yang masih terdaftar sebagai pemilih dalam DPT.

“Kami sangat berharap dengan dibukanya posko layanan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, sehingga pada pesta demokrasi nanti tidak ada lagi masyarakat yang tidak menyalurkan hak pilihnya karena tidak terdaftar,” kata Yusdiana di Kantor KPU Konut, Kamis (4/10).

Dia melanjutkan layanan pengaduan ini dibuka mulai tanggal 1 hingga 28 bulan ini. Dirinya berharap semua pihak di daerah ini selain KPU dapat berperan aktif agar gerakan ini sukses dan terus tersosialisasi dengan baik. Baik itu dari pihak Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu, Bawaslu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Konut, serta media.

“Mari bersama sama lebih proaktif untuk mensosialisasikan gerakan ini. Silahkan teman-teman melaporkan atau menyampaikan jika masih ada atau ditemukan masyarakat atau kelompok masyarakat tertentu yang berpotensi kehilangan hak pilihnya untuk segera didata dan dimasukkan dalam daftar pemilih,” imbaunya.

Berdasarkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) yang telah ditetapkan pada tanggal 13 september lalu, total pemilih di Kabupaten Konut berjumlah 41.971 pemilih. “Jumlah ini bisa saja bertambah atau bahkan berkurang menyusul dibukanya posko layanan GMHP,” tandasnya. (cr12)

To Top