Beranda

Akibat Gempa dan Tsunami, Hubungan Perdagangan Sultra dan Sulteng Terhambat

KENDARI, BKK – Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Tenggah (Sulteng) memiliki hubungan dan kerjasama perdagangan. Namun, akibat bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, arus perdagangan  kedua provinsi ini terhambat.

Ketua Komisi II DPRD Sultra Suwandi Andi mengaku, tidak mengetahui secara rinci hubungan dagang seperti apa yang telah dibangun  antara Sultra dan Sulteng. Namun, dengan dibangunnya kerjasama perdagangan tersebut, tentu kedua daerah ini saling ketergantungan.

“Tapi kita belum menjangkau berapa besar ketergantungan dan jaringan kita yang agak terputus ke sana (Sulteng). Sekarang itu kan kita baru berhadapan dengan situasi dari sisi kemanusianya dulu bagaimana Sultra bisa membantu ke sana,” papar Suwandi ditemui, Kamis (4/10).

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra Dra Hj Siti Saleha Msi mengungkapkan, hubungan dagang yang telah dibangun antara Sultra dan Sulteng masih fokus pada perikanan.

“Jadi ada beberapa komoditi kerjasama Sultra  dan Sulteng yakni rumput laut, ikan,  kemudian coklat. Tapi yang paling  banyak perikanan,” ungkap Siti Saleha.

Ia pun mengakui, bencana yang terjadi di Sulteng mengakibatkan pengiriman barang antar provinsi yang melalui jalur darat dan laut  itu menjadi terkendala. Namun, semua pihak mesti memaklumi kondisi yang terjadi saat ini. (p1/p2/nur)

 

To Top