Headline

Ternyata! 19 September Bukan Pendaftaran CPNS tapi Pengumuman Lowongan

Nur Endang Abbas.

Kendari, BKK- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Endang Abbas mengatakan, Rabu (19/9) siang, pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 baru akan dibuka pada 26 September.

Ini sejalan dengan pernyataan terbaru pemerintah pusat yang meluruskan pemberitaan selama ini soal jadwal pendaftaran CPNS.

“Instansi pemerintahan mulai 19 September mengumumkan lowongan penerimaan CPNS, baik melalui portal instansi maupun media massa lainnya. Akan tetapi, pendaftaran CPNS baru bisa dilakukan paling cepat 26 September,” terang Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Mudzakir, kemarin, melalui keterangan tertulis.

“Hari ini mulai pengumuman. Untuk pendaftarannya akan dilakukan secara online terintegrasi melalui laman sscn.bkn.go.id. Waktunya paling cepat tanggal 26 September 2018,” ujar Mudzakir.

Pernyataan itu disampaikan untuk meluruskan berbagai pemberitaan bahwa ada kesan tanggal 19 September mulai pendaftaran CPNS.

Menurutnya, sebelum pendaftaran ada proses pengumuman terlebih dahulu. Substansi pengumuman di masing-masing instansi harus dicermati dengan baik oleh calon pelamar untuk mencegah terjadinya kesalahan.

Untuk itu, Mudzakir berpesan kepada calon pelamar agar benar-benar mencermati langkah-langkah dan syarat-syarat yang diperlukan dalam tahap pendaftaran.

Selain mencermati isi pengumuman, calon pelamar juga diharapkan membaca dan memahami Peraturan Menteri PANRB Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penepatan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi PNS Tahun 2018, serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS Tahun 2018.

Ada Perbaikan Formasi

Di Kota Kendari, Kepala BKD Sultra Nur Endang Abbas mengungkapkan, di sela waktu antara pengumuman lowongan dan pendaftaran dilakukan sejumlah perbaikan-perbaikan.

“Karena, masih ada usulan-usulan daerah yang tidak sesuai dengan formasi yang ditetapkan, sehingga Itu masih proses perbaikan. Karena itu tidak bisa diumumkan kalau tidak mendapat persetujuan oleh Kemenpan RB. Jadi, nanti 26 September pendaftaran baru bisa dibuka,” ujarnya.

Ia melanjutkan, ada 3 tempat tes disiapkan pemerintah provinsi (pemprov), karena ada beberapa daerah tidak bisa menyelenggarakan tes secara mandiri, disebabkan jaringan dan kondisi listrik sering padam.

Seperti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Muna Barat (Mubar) yang terpaksa akan ikut tes di Kota Kendari.

Sedangkan sebagaian besar daerah lainya masing-masing berupaya semaksimal mungkin supaya mereka bisa melakukan tes di daerah masing-masing.(p3/iis)

To Top