Beranda

Buang Sampah Sembarangan, Warga Kendari Siap-siap Didenda Rp 500 ribu

KENDARI, BKK – Kesadaran warga Kota Kendari untuk tidak sembarang membuang sampah masih minim. Hal ini dianggap menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di setiap musim hujan tiba.

Namun, untuk mengatasi persoalan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah membuat peraturan daerah (perda), di mana warga yang ditemukan membuang sampah di sembarang tempat akan dikenakan denda.

“Bahkan besaran dendanya pun tidak main-main yakni sebesar Rp 500 ribu untuk sekali pelanggaran,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Kendari Sulkarnain ditemui, Senin (17/9).

Demi memaksimalkan penerapan perda tersebut, Pemkot Kendari juga telah membentuk  satuan tugas (satgas) kebersihan. Mereka akan bekerja maksimal untuk mengingatkan warga agar selalu membuang sampah pada tempatnya.

“Kita sudah mengukuhkan petugas satgas kebersihan yang berjumlah 10 orang. Nantinya, satgas sampah inilah akan berperan sebagai duta kebersihan di Kota Kendari,” ujar Sulkarnain.

Perda itu sendiri, tambahnya, berupaya disosialisasikan terlebih dahulu agar warga memamahmi dan taat dalam membuang sampahnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari Paminuddin mengatakan, nantinya satgas duta kebersihan tersebut akan melakukan pemantauan secara mobile di seluruh wilayah Kota Kendari. Jangan sampai masih ada masyarakat yang membuang sampahnya di tempat liar.

“Tugas mereka ini patroli, sekaligus mensosialisasikan perda kebersihan sampah dengan dua sift per hari. Selain itu juga, tugas mereka melakukan pemantauan terhadap pohon-pohon pelindung yang ada saat ini. Karena, sudah banyak pohon lindung yang sudah berumur, sehingga bisa dilakukan langkah penanganan,” papar Paminuddin.

Ia menuturkan, hingga kini masih ada beberapa wilayah di Kota Kendari yang masih sering ditemukan pembuangan sampah secara liar. Utamanya di Keluraha Kambu tepatnya di Jalan La Ode Kaimuddin, Kelurahan Kasilampe, dan Kelurahan Kendari Cadi. (cr6/nur)

To Top