Beranda

APBD-P 2018, Sultra Tambah Biaya Belanja tidak Terduga Rp 4,8 miliar

KENDARI,BKK – Sesuai hasil pembahasan Kebijakan Umum Anggaran  dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Pemerintah Daerah (Pemda) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan negalokasikan tambahan biaya tak terduga dalam  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P)  2018

Sebagaimana hasil pembahasan DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sultra, tambahan anggaran belanja tidak terduga itu sebesar Rp 4,8 miliar.

“Alokasi dana belanja tak terduga pada tahun anggaran 2018 sebesar Rp 20.329.750.000 menjadi Rp 25.129.759.000 atau bertambah Rp 4.800.000.000,” papar Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sultra Robert Piter Raru saat membacakan hasil pembahasan KUA-PPAS, Kamis (13/9).

Robert menyebutkan, anggaran belanja tak terduga tersebut dipersiapakan untuk kegiatan seperti penanggulangan bencana alam, bencana sosial dan yang tidak diperkirakan sebelumnya.

Selain belanja tidak terduga, belanja tidak langsung dalam APBD-P Sultra 2018 juga bertambah Rp 202 miliar.

“Kenaikan belanja tidak langsung dengan total 9,09 persen, selain dipenggaruhi oleh meningkatnya kebutuhan belanja pegawai sebesar 1,53 persen dan belanja hibah yang meningkat sebesar 0,33 persen, juga dipengaruhi naiknya belanja bagi hasil kepada kabupaten/kota dan pemerintah desa naik sebesar 77,83 persen dan bantunan keuangan dari pemerintah provinsi kepada pemerintah kabupaten/kota sebesar 33,5 persen serta belanja tidak tunai naik sebesar 23,61 persen,” pungkas Robert. (p1/nur)

To Top