Pendidikan

Target Akreditasi A, Prodi Menajemen Unsultra Adakan Bimtek

Suasana foto bersama seusai pelaksanaan bimtek yang digelar Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Unsultra. (FOTO SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Akreditasi A  berupaya diraih Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) di 2019 mendatang. Untuk mencapainya, berbagai cara dilakukan, salah satunya dengan melaksanakan  bimbingan teknis (bimtek) borang akreditasi.

Saat menggelar bimtek di salah satu restoran di Kendari, Rabu (12/9), pihak Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Unsultra menghadirkan Prof Dr H Muh Nasir Hamzah SE MSi narasumber dan juga pendamping akreditasi.

Dalam pemaparannya, Nasir menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengisian borang akreditasi, sehingga apa yang harapkan dapat tercapai. Terutama, koneksi antara potensi yang dimiliki dengan kondisi real yang ada di lapangan.

“Harus ada koneksi antara borang dengan kondisi di lapangan. Kemudian, harus memenuhi tujuh standar penilaian, baik standar visi misi, SDM, sarana prasarana, sampai kepada manajemen, pendanaan dan beberapa karya-karya atau produktifitas dosen baik pendidikan, pengajaran maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof Nasir yang juga merupakan Guru Besar Universitas Muslim Indonesia.

Menurutnya, jika semua standar yang telah ditentukan BAN-PT bisa terpenuhi dan didukung dengan dokumen yang lengkap, tidak menutup kemungkinan akreditas yang diharapkan bisa terwujud. Ujung-ujungnya berdampak pada prodi yang semakin berkualitas.

“Saya yakin kalau ini diperbaiki dilengkapi dokumennya dan didukung dengan pendanaan oleh yayasan dalam pengembangan SDM terus menerus. Pasti prodi manajemen memperoleh akreditasi lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada pimpinan fakultas ekonomi, khususnya penyusun borang akreditasi yang mulai melakukan perbaikan sebagai  upaya dalam peningkatan akreditasi.

“Tentu fakultas bersama universitas dan yayasan mempersiapkan segala sesuatunya dalam rangka perbaikan dokumen ini utamanya dokumen dari infrastruktur, pengembangan SDM, utamanya pembiayaan dalam segala kegiatan. Saya kira ini sudah menjadi komitmen,” ungkap Andi Bahrun.

Di tempat yang sama, Dekan Fakultas Ekonomi Unsultra Muh Sabir mengakui, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki lagi dalam penyusunan borang akreditasi.

“Masih ada yang perlu ditambah, seperti dukungan-dukungan narasi yangg masih kurang dan itu bisa segera dilengkapi seperti foto-foto gedung, ruangan dosen, ruangan pejabatnya, ruangan administrasi. Termasuk perpustakaannya, jadi sebenarnya tidak terlalu prinsip,” pungkas Sabir. (m1/nur)

To Top