Beranda

Pembongkaran Monumen Bundaran Tapak Kuda dan Stainless tak Masuk di APBD-P

KENDARI, BKK – Terbatasnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P)  Kota Kendari 2018, membuat rencana pembongkaran monumen di Bundaran Tapak Kuda dan Bundaran Stainless batal dilakukan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, H subhan ST ditemui di ruang kerjanya mengatakan, usulan program pembongkaran monumen yang teletak di Jalan By Pass Kendari itu tidak ada dalam program usulan APBD-P tahun ini.

“Kalau pun ada, pasti kita pending karena saat ini anggaran kita masih defisit,” terang Subhan, Kamis (13/9).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, usulan pembongakaran dua monumen tersebut, sebelumnya memang sempat dibahas dan bahkan rencananya akan diusulkan sebagai salah satu program di APBD-P.

“Sempat jadi perbincangan kami dan jika tidak defisit pasti kita setujui, karena pembongkaran itu untuk mencegah kemacetan yang kerap terjadi di dua tempat tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan kondisi tersebut, lanjut dia, pihaknya berencana akan tetap menjadikan rencana itu sebagai bagian dari salah satu program yang akan didorong untuk dikerjakan pada APBD induk 2019.

“Kalau di APBD iduk ini bisa dan memang kami anggap perlu,” tandasnya.

Diketahui, usulan pembongkaran monumen Bundaran Tapak Kuda dan Bundaran Stainless merupakan masukan dari dari Satlantas Polres Kendari sejak awal 2018 lalu.

Kepala Satlantas Polres Kendari, AKP Adri Setiawan mengusulkan pembongkaran dua monumen itu sebagai sebuah solusi dalam menghindari kemacetan atas peningkatan jumlah kendaraan yang ada di Kota Kendari.

“Solusi yang kita tawarkan adalah melakukan pembongkaran dan pemasangan trafiglite (lampu merah), untuk menghindari kemacetan yang kemungkinan akan semakin parah,” pungkas Adri.(Cr5/nur)

To Top