Beranda

KUA-PPAS APBD-P 2018 Telah Dibahas, PAD Sultra Ditarget Naik 27,35 Persen

KENDARI,BKK- Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menyelesaikan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)  Angaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Sultra 2018. Hasilnya telah disampaikan dalam rapat paripurna, Kamis (13/9).

Berdasarkan hasil pembahasan tersebut, kebijakan pendapatan dan belanja  daerah mengalami perubahan target. Di mana, pendapatan asli daerah (PAD) dari target semula sebesar Rp 790 miliar lebih, naik menjadi Rp 820 miliar lebih atau meningkat 27,35 persen.

“Hal ini dipengaruhi naiknya komponen  pendapatan pajak daerah yang bersumber dari kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, dan pajak rokok,” sebut Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sultra Robert Piter Raru saat membacakan hasil pembahasan KUA-PPAS tersebut dalam rapat paripurna, Kamis (13/9).

Sementara, belanja daerah khususnya belanja tidak langsung yang meliputi  belanja pegawai, belanja bunga, belanja bagi hasil kepada kabupaten kota, serta belanja tidak terduga, dan hibah juga mengalami peningkatan. Secara keseluruhan pada tahun anggaran 2018, alokasi anggaran untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 2,2 triliun  meningkat menjadi Rp 2, 4  triliun atau mengalami kenaikan Rp 202 miliar lebih.

“Kenaikan belanja tidak langsung dengan total 9,09 persen, selain dipenggaruhi oleh meningkatnya kebutuhan balanja pegawai sebesar 1,53 persen dan belanja hibah yang meningkat sebesar 0,33 persen, juga dipengaruhi naiknya belanja bagi hasil kepada kabupaten/kota dan pemerintah desa naik sebesar 77,83 persen dan bantunan keuangan dari pemerintah provinsi kepada pemerintah kabupaten/kota sebesar 33,5 persen serta belanja tidak tunai naik sebesar 23,61 persen,” papar Robert.

Wakil Ketua DPRD Sultra menambahkan, pembahasan KUA-PPAS itu sendiri telah dilakukan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) bersama badan anggaran DPRD.

“Untuk itu, badan anggaran DPRD dan TAPD telah melakukan pembahasan dalam rangka perbaikan guna penyempurnaan rancangan  rancangan APBD-P 2018,” tutup Amiruddin Nurdin. (P1/nur)

To Top