Suksesi

KPU Peringatkan Enam Bacaleg Kendari

KENDARI, BKK – Enam dari 464 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Kota Kendari masih memiliki kekurangan berkas persyaratan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari memperingatkan para bacaleg untuk segera melengapi berkasnya, sebelum batas waktu yang telah ditentukan.

Komisioner KPU Kota Kendari Asril mengatakan, Kamis (13/9), jika enam orang ini tidak melakukan perbaikan hingga 19 September 2018 pukul 24.00 Wita, mereka bisa dicoret karena dianggap tidak memenuhi syarat.

Diungkapkan, enam orang tersebut merupakan pensiunan aparatur sipil negara (ASN), karyawan badan usaha milik negara (BUMN), dan karyawan BUMD. Untuk itu, mereka harusnya melampirkan surat pensiun.

Mereka berasal dari beberapa partai politik (parpol) berbeda. Di antaranya, Partai Demokrat dan Partai Perindo.

“Yang kami temukan ada enam orang. Tiga di antaranya dari Partai Demokrat, kemudian satu dari Partai Perindo, dan dua lainnya saya lupa dari partai mana. Kalau tidak menyetor lapiran surat pensiun maka kita nyatakan TMS sesuai aturan PKPU nomor 20,” Asril.

Asril memaparkan, dalam tahapan menuju penetapan daftar calon tetap (DCT), setiap bacaleg yang mengundurkan diri tidak dapat lagi diganti, kecuali caleg perempuan.

Tetapi, sambyng dia, bacaleg perempuan bisa diganti jika pengunduran dirinya mempengaruhi jumlah keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen. Bila tidak maka tetap saja tidak dapat diusulkan pergantian.

“Yang pasti dalam tahapan ini tidak ada lagi pengusulan pergantian dan hingga saat ini elum daa juga partai yang mengusulkan itu. Kalau salah satu calon meninggal dunia, kebijakan kita bisa berbeda,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Demokrat Kota Kendari Suri Syahria Mahmud menegaskan, bacalegnya segera melakukan penyetoran.

“Insyaallah dalam waktu dekat, sebelum batas waktunya kita sudah setor,” katanya.

Suri menjamin, dalam tahapan penetapan DCT nanti, tidak akan ada bacaleg Demokrat yang dicoret karena persoalan administrasi.

“Caleg kita pasti lengkap untuk seluruh dapil. Jadi, kalau soal administrasi seperti surat pensiun, kita akan tetap penuhi,” pungkasnya. (cr5/man)

To Top