Headline

Toronipa Akan Disulap Jadi Ancolnya Kendari

Pantai Toronipa.

KENDARI, BKK- Ali Mazi akan segera membenahi Pantai Toronipa dalam program 100 harinya, untuk disulap menjadi objek wisata sekelas Pantai Ancol punya DKI Jakarta.

Program 100 hari kerja ini disampaikan saat rapat paripurna istimewa penyampaian pidato visi-misi dihadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (12/8).

Menyulap Toronipa jadi Ancol hanya salah satu dari 4 prioritas jangka pendek yang akan digenjot dalam 100 hari ke depan.

Yaitu perencanaan tata ruang pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Yang mana program utamanya adalah perencanaan pembangunan jalan poros Kendari-Toronipa. Sebuah akses menuju objek wisata pantai yang termasyhur.

Ali Mazi mengatakan, program 100 hari kepemimpinannya bagi sebagian masyarakat mungkin berpikir itu suatu tugas yang berat, akan tetapi ia yakin dan percaya Toronipa bisa menjadi pariwisata yang menjanjikan di masa depan.

“Pasti masyarakat Sultra akan bertanya apa mungkin saya bisa menyelesaikan program itu. Tapi, saya kira semua bisa saja terjadi. Dan, saya yakin dan percaya Toronipa dengan luas pantainya yang kurang lebih 3 kilometer (km) ini bisa bersaing dengan daerah-daerah pariwisata yang lain,” ucap Ali Mazi.

Ia melanjutkan, Sultra saat ini belum bisa bersaing dengan Bali, daerah pariwisata yang sudah dikenal baik di dalam maupun di luar negeri.

“Tapi, paling tidak di Sultra ada juga pariwisata yang kira-kira setara dengan Ancol. Sehingga, kalau ada tamu-tamu kita yang datang, kita bisa memberikan mereka fasilitas refreshing agar dapat bersantai. Ini yang akan kita bangun,” ujarnya.

Masih kata dia, memang Sultra telah memiliki daerah pariwisata potensial, yaitu Wakatobi, yang sudah memiliki pariwisata yang bertaraf internasional, yang merupakan salah satu destinasi yang masuk urutan ketiga di dunia, maka dengan itu Kota Kendari sebagai pusat ibu kota Sultra paling tidak juga memiliki pariwisata terdepan yang setara dengan Ancol.

“Kita sudah mulai melakukan perencanan-perencanaan, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa kita diskusikan,” ungkapnya.

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh usai paripurna menanggapi menanggapi program 100 hari Ali Mazi mengatakan, dirinya dan anggota lain menunggu dan berharap apa yang menjadi program 100 hari bisa terlaksana.

“Kami akan membantu dalam mengembangkan program pembangunan ke depan. Untuk itu, segala agenda yang akan dilaksanakan maka DPRD dan kepala daerah beserta jajaranya akan meningkatkan kemitraan untuk membahas dan membicarakan beberapa aspek terkait dengan implementasi pembangunan daerah, sehingga legislatif dan eksekutif dapat mewujudkan kepentingan masyarakat,” katanya.(p1/iis)

To Top