Beranda

Kebagian 3000-an Kuota CPNS, Sultra Prioritaskan Guru dan Tenaga Medis

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sultra Nur Endang Abbas

KENDARI, BKK – Sesuai keputusan Kementrian Perdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat kuota 3000-an kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yang pendaftarannya akan dibuka 19 September mendatang. Pelamar bisa mendaftarkan diri melalui portal http://sscn.bkn.go.id.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sultra Nur Endang Abbas mengatakan, kuota tersebut diporsikan untuk pemerintah provinsi (pemprov) serta kabupaten/kota yang ada di Sultra minus Kota Baubau yang jatahnya belum ditetapkan.

“Khusus lingkup provinsi mendapat jatah sebanyak 133 dari berbagai disiplin ilmu, sedangkan kuota di kabupaten/kota berkisar 100-400-an. Formasi menyesuaikan dengan kebutuhan,” jelas Nur Endang saat  ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/9).

Dijelaskannya, usulan formasi CPNS merupakan hasil analisis kebutuhan dan prioritas pembangunan.

Sesuai keputusan Kemenpan RB, lanjutnya, terdapat sejumlah syarat kuota yang diporsikan, yakni lima persen untuk kumlaude, satu persen penyandang disabilitas,  serta honorer kategori dua (K2) untuk  guru dan tenaga medis yang memenuhi syarat.

“Untuk provinsi yang paling banyak di rumah sakit, yaitu Bahteramas dan rumah sakit jiwa,” Jelas Endang

Tahapan seleksi CPNS itu sendiri, lanjutnya, diawali dengan tes Computer Assisted Test (CAT) yang diikuti semua peserta yang lulus berkas. Peserta yang lulus CAT selanjutnya mengikuti tes kompetensi dasar (TKD), kemudian tes kompetensi bidang (TKB) dan hanya diikuti tiga kali dari jumlah formasi yang ditetapkan.

Selanjutnya, akan ada tes praktek kerja yang lebih ke pendalaman kompetensi calon CPNS bersangkutan.

“Tes praktek kerja lebih ke pendalaman kompetensi bersangkutan, tetapi tidak wawancara. Tes praktek kerja misalnya kalau sarjana hukum ditanya tentang proses persidangan, ditanya tentang mekanismenya, ditanya itu semua,” tutupnya. (P3/nur)

To Top