Pendidikan

Pemkab Konsel Terapkan Pendidikan Karakter di 16 Sekolah Model

H Saifuddin S Pd MSi

ANDOOLO, BKK – Pasca launching, Pendidikan Karakter akan diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) secara bertahap. Tahap awal mulai diberlakukan pada 16 sekolah model.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (PK) H Saifuddin S Pd Msi menerangkan 16 sekolah penerapan pendidikan karakter itu, selain telah mendapatkan kualifikasi sekolah akreditasi A, sekolah tersebut juga mempunyai tenaga pendidik atau guru yang sudah tersertifikasi serta teruji.

“Untuk sementara kita berlakukan dan menerapkan pada 16 Sekolah model saja. Mengingat, untuk mendukung dan mensukseskan pendidikan karakter harus didukung oleh fasilitas sekolah yang memadai, mempunyai guru yang sudah berkarakter baik dari segi keilmuan maupun kelakuan memenuhi syarat,” jelas Saifuddin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (9/8).

Saifuddin menjelaskan, pada umumnya siswa yang ada di Konsel mengalami penurunan karakter utamanya moral yang disebabkan sistem pembelajaran yang kurang maksimal. Hal ini terjadi juga akibat proses pembelajaran selama ini, lebih menitikberatkan pada pendidikan Intelektual saja dan melupakan pendidikan lainnya.

“Indikatornya banyak kekerasan seksual, tawuran dimana-mana. Yang paling berbahaya lagi siswa cenderung menggunakan Zat Adiktif apakah itu sabu ataupun lem fox,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, pendidikan karakter mempunyai 18 nilai dan butir yang terangkum dalam lima kelompok besar yakni religius, integritas, mandiri, bergotong royong, dan nasionalis. Sehingga, lanjut dia, Guru ataupun stakeholder yang terlibat dalam penerapan pendidikan karakter itu harus berprilaku baik pula.

Dia berharap, penerapan pendidikan karakter ini dapat menjadi senjata dalam membentuk generasi muda Konsel yang memiliki karakter baik dan kuat.

“Walaupun penerapannya kita lakukan secara bertahap dan berjenjang, akan tetapi ke depan akan dilakukan secara menyeluruh sehingga pada akhirnya kita berharap akan sejalan dengan dengan program bupati Desa Maju Konsel Hebat,” harapnya.

Dia menambahkan, stakeholder terkait yang bekerjasama dalam penerapan pendidikan karakter ini yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) yang akan membantu Dinas PK dalam mewujudkan terciptanya karakter baik dan sekolah ramah anak.

“Dinas Kesehatan nantinya akan memeriksa, memberikan sosialisasi tentang UKS bagaimana hidup bersih dan sehat serta berprilaku sehat melaui puskesmas. Sementara DP2PA mempunyai program dalam menyediakan fasilitas untuk menerapkan sekolah ramah anak,” jelasnya.(cr13/nur)

To Top