Beranda

Dispar Kendari Optimis Capai Target PAD

La Ode Darmawan. (NIRWAN/BKK)

KENDARI, BKK – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Kendari optimis tahun ini bisa mencapai target serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 250 juta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Dispar Kota Kendari La Ode Darmawan mengatakan, salah satu upaya untuk mencapai target PAD tersebut, baru-baru ini pihaknya melakukan penyesuaian tarif 2017 lalu setelah dikeluarkannya Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 26 Tahun 2017 tentang penyesuaian tarif retribusi sarana dan prasarana obyek wisata Pantai Nambo.

“Sebenarnya capaian PAD kita tahun lalu sebesar Rp 170 juta lebih, dari target PAD sebesar Rp 200 juta. Sebenarnya target awal kita sebesar Rp 150 juta, tapi trend penerimaan kita sudah mencapai di atas itu sehingga pada saat revisi penerimaan tersebut dinaikkan menjadi Rp 200 juta sehingga kita tidak capai target,” ungkap La Ode Darmawan ditemui, Senin (6/8).

Ia menjelaskan, retribusi yang menjadi sumber PAD dispar berbeda dengan pajak yang potensinya sudah ditahu. Misal, sebut dia, pajak hotel dan restoran, yang mana jumlah hotel di Kota Kendari itu sudah ditahu.

“Sementara jika kita berbicara retribusi adalah kontra prestasi jasa atau tingkat pelayanan yang telah kita berikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat punya daya tarik untuk mengunjungi satu titik,” bebernya.

Ia mengaku, Dispar Kota Kendari sebenarnya sudah melakukan kiat-kiat untuk menarik pengunjung di sejumlah objek wisata di Kendari, khususnya di Pantai Nambo.

“Pantai Nambo sekarang sudah kami lengkapi dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIC), sebagai sarana pendukung untuk menarik pengunjung,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga sudah menyiapkan fasilitas retribusi yakni pembuatan gazebo yang kini sudah dibuat menjadi semi permanen.

“Untuk meningkatkan serapan PAD kita tahun ini, bagaimana mengevaluasi atau peningkatan infrastruktur penunjang retribusi,” tambahnya.

Dikatakannya, hingga Agustus 2018 serapan PAD Dispar Kendari sudah mencapai diatas Rp 100 juta dari target sebesar Rp 250 juta.

“Kami yakin tahu ini kita bisa capai target PAD karena kami selalu melakukan kiat-kiat untuk membuat pengunjung mau berwisata di Pantai Nambo,” pungkasnya. (cr6/c/nur)

To Top