Suksesi

Bersama di Pilgub Sultra, Bersaing ke Senayan

Rusda Mahmud dan LM Sjafei Kahar

KEMDARI, BKK – Rusda Mahmud dan LM Sjafei Kahar sama-sama terdaftar sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) pada partai politik (parpol) berbeda.

Rusda di Partai Demokrat, sedangkan Sjafei di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Keduanya, bakal bersaing memperebutkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra) pada pileg 2019.

Sjafei mengaku, dirinya maju DPR-RI sudah mendapat restu dan dukungan dari Rusda. Bahkan, tim pasangan Rusda-Sjafei yang berada di kepulauan akan diarahkan membantu dirinya.

“Tim-tim kami di kepulauan, semua diarahkan membantu saya. Jadi kami saling menguatkan di pemilu ini,” kata Sjafei.

Hal itu dibenarkan Juru Bicara Pasangan Rusda-Sjafei, Sukriaman. Dia menyebut Rusda dan Sjafei sempat bertemu dan berbincang mengenai pencalonan DPR-RI.

“Bisa jadi arah pembicaraan mereka soal itu (tim kepualaun membantu Sjafei). Namun, pastinya saya juga tidak tau karena saat itu saya tidak ikut gabung,” kata pria yang beken disapa Uki saat ditemui pada salah satu kedai di Kota Kendari, Rabu (1/8).

Meski demikian, menurut dia, berbagi wilayah dalam politik merupakan sesuatu yang tidak lazim. Apalagi keduanya berbeda parpol dan masing-masing memiliki pesaing di internal partai.

“Saya yakin ini hanya soal etika, karena tiap calon pasti berusaha mendapatkan suara terbanyak,” tandasnya.

Uki menegaskan, jika hingga saat ini tidak perintah dari Rusda untuk mendukung calon lain di pileg, termasuk Sjafei.

“Tidak ada intruksi itu, tapi saya juga tidak tahu kalau disampaikan pada orang lain,” pungkasnya. (cr5/man)

To Top