Beranda

TK Islam Kendari Terapkan Pembelajaran Berbasis Digital

proses pembelajaran sambil bermain berbasis digital yang dilakukan TK Islam Kendari. (FOTO SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Guna meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Kendari terus melakukan inovasi. Salah satunya dengan melakukan proses pembelajarannya berbasis digital.

Kepala Sekolah TK Islam Kendari Samuria SPdi mengatakan, proses pembelajaran berbasis digital tersebut baru mulai di tahun ajaran 2018/2019 ini untuk enam rombongan belajar (rombel) yang ada di sekolah itu.

Samuria menjelaskan, proses pelaksanaan pembelajaran berbasis digital ini diawali dengan pengenalan surat-surat pendek, asmaul husna dan doa-doa. Peserta didik kemudian direvisi kembali pengetahuannya dengan cara mengulang yang diajari oleh guru. Sehingga, tujuan utamanya agar peserta didik memahami dengan baik apa yang diajarkan guru.

“Kenapa kami menerapkan model seperti itu, agar peserta didik dapat lebih memahami terkait pembelajarannya.

Utamanya ucapan dalam mengaji, menghafal surat-surat pendek, huruf tajwijnya, karena tentunya di media itu sudah pasti pengucapaannya lebih jelas, fasih. Beda dengan guru yang kadang mempunyai keterbatasan karena dipengaruhi oleh logat bahasa dan mimik karakter pengucapannya,” ujar Samuria ditemui, Selasa (17/7).

Lebih lanjut dijelaskannya, respon yang diberikan peserta didik baru melalui pembelajaran digital tersebut lebih baik bila dibandingkan dengan pembelajaran secara manual. Sehingga, lebih gampang dalam penanaman karakter dengan cara belajar sambil bermain yang disesuaikan dengan tema pembelajaran.

Ia berharap, dengan penerapan pembelajaran berbasis digital ini akan menambah kreatifitas, serta wawasan dan pengetahuan guru tentang Information Technology (IT) dan peserta didik lebih memahami dengan cepat pembelajaran yang disampaikan

“Saya berharap, ke depannya kita sudah bisa menggunakan teknologi yang lebih baik lagi jangkauannya seperti menggunakan infokus agar jangkauannya lebih besar, sehingga anak-anak lebih cepat paham dan proses belajar sambil bermainnya lebih efektif,” pungkasnya. (m1/nur)

To Top