Suksesi

Lima Balon DPD-RI Dapil Sultra Menyerah di Tengah Perjalanan

KENDARI, BKK – Penyerehan berkas Bakal Calon (Balon) Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah berakhir, Rabu (11/7).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra mencatat, sebelum ada 58 nama yang dinyatakan memenuhi syarat jumlah minimal dukungan, yakni dua ribu kartu tanda penduduk (KTP) dan tersebar minimal di sembilan kabuapten atau kota.

Sayang, lima lainnya donyatakan gugur karena tidak menyerahkan berkas pencalonan. Yaitu Burhanis, Joni Syamsuddin, Andi Musakkir Mustafa, La Ode Ota, dan Syamsu Alam.

Dengan demikian, tersisa 53 nama yang dinyatakan lanjut ke tahap berikutnya. Delapan nama di anataranya telah memenuhi syarat dukungan pencalonan yakni LM Baharuddin, Dewa Putu Ardika Seputra, La Ode Rafiuddin, Nurholis, Yasin Welson Lajaha, Andi Nirwana, Samsu, dan Supyan Hadi.

Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir mengatakan, Kamis (12/7), ada beberapa syarat yang harus dilengkapi balon, agar bisa dimasukan sebagai daftar calon sementara (DCS).

“Jika saat pengajuan berkas, syarat-syarat pencalonan masih kurang maka hal itu harus dilengkapi pada masa perbaikan nanti, supaya bisa terdaftar sebagai DCS,” terangnya.

Natsir menyebut, beberapa syarat yang harus dilengkapi, seperti jumlah minimal dukungan. Selain itu, syarat penting lainnya yaitu berkas administrasi mulai dari data kependudukan dan legalitas data pendidikan.

Syarat penting lainnya, sambung dia, bakal calon harus bebas dari penyalahgunaan narkoba. Ini harus dibuktikan melalui surat keterangan yang dikeluarkan rumah sakit yang mempunyai kompetensi dalam bidang itu.

“Kita berharap kepada para bakal calon ini, supaya menyiapkan kelengkapan yang memang masih kurang tadi. Seperti, kalau masih kurang jumlah dukungannya, itu mereka harus tambah,” tuntas Natsir. (p1/man)

To Top