Beranda

BNN Kendari Berupaya Maksimalkan Rehabilitasi Pengguna Karkoba

BNN Kendari Peringati HANI 2018 Tingkat Kota Kendari. (NIRWAN/BERITA KOTA KENDARI)

KENDARI, BKK – Klinik Badan Narkotoka Nasional (BNN) Kota Kendari makin banyak dikunjungi korban penyalahgunaan narkotoka untuk melakukan rehabilitasi. Sayangnya, minimnya fasilitas membuat pelayanan belum maksimal.

Hal ini diakui Kepala BNN Kota Kendari Murniaty. Katanya, sampai saat ini, korban penyalahgunaan narkotika di Kendari yang datang ke klinik BNN sudah mencapai 149 orang. Beberapa di antaranya yang memerlukan rawat inap terpaksa dirujuk ke layanan rehabilitasi di luar Sulawesi Tenggara.

“Karena sampai sekarang ini, kami belum memiliki panti rehabilitasi. Untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah setempat untuk menyiapkan kita lembaga representatif untuk rawat inap,” ujar Murniaty di sela-sela peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018, Kamis (12/7).

Ia menyebutkan, dari 149 korban yang ditangani mulai 2017 lalu, kurang lebih 100 di antaranya masih berstatus pelajar. Hal ini menunjukkan, kalangan remaja di Kendari paling rentan menjadi sasaran pelaku pengedar narkotika.

Olehnya, sosialisasi bahaya narkoba terus dilakukan di sekolah-sekolah. Termasuk dalam perayaan HANI kemarin, BNN Kendari melibatkan kalangan pelajar.

“Dalam peringatan HANI 2018 tingkat Kota Kendari ini kami banyak melibatkan kalangan pelajar. Itu kami lakukan karena di Kota Kendari merupakan yang paling tinggi pelajarnya terlibat penyalahgunaan obat terlarang,” pungkasanya. (cr6/nur)

To Top