Suksesi

Bawaslu Ingatkan Parpol Teliti Terima Bacaleg

Hamiruddin Udu

KENDARI, BKK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan, partai politik (parpol) lebih teliti menerima bakal calon legislatif yang akan diusung pada pemilu 2019 mendatang.

Keabsahan atau legalitas dari dokumen kependudukan dan dokumen yang berhubungan dengan pendidikan, harus menjadi prioritas dalam proses seleksi di internal parpol.

“Fokus pengawasan kami memang soal keabsahan dokumen. Aspek yang kita perhatikan, apakah dokumen itu palsu atau tidak,” ujar Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/7).

Dikatakan, meski hingga kini belum ada temuan, namun dia mengimbau, parpol atau liaison officer (LO) harus lebih jeli dalam memeriksa berkas dokumen persyaratan pencalonan sebelum diajukan ke KPU.

Hamiruddin menegaskan, jika saat evaluasi berkas di KPU ditemukan dokumen yang ilegal, secara otomotasi caleg yang bersangkutan dinyatakan gugur.

Diatmabhakan, tak hanya fokus pada soal legalitas dokumen masing-masing caleg yang akan diajukan, keterpenuhan syarat pencalonan juga akan dipantau.

Kemudian, kata Hamiruddin, pihaknya juga terus memantau KPU dan jajaran agar mejalankan tugas sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Dia berharap, parpol tidak mengajukan bacaleg yang pernah dipidana dalam kasus narkoba , kejahatan seksual terhadap anak, dan korupsi,.

“Dalam PKPU itu kan memang diserahkan kepada parpol. Jadi, pada saat seleksi yang dilakukan oleh masing-masing internal parpol, caleg yang diusung betul-betul bersih dari ketiga masalah tadi,” pungkas Hamiruddin. (p1/man)

To Top