Pendidikan

Penerapan Uang Pangkal UHO Disesuaikan dengan Sapras dan Kebutuhan Prodi

Dr La Hamimu

KENDARI, BKK ­- Calon mahasiswa baru di Universitas Halu Oleo (UHO) yang melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) akan dibebankan uang pangkal. Besarannya tergantung program studi (prodi) masing-masing.

Ketua Panitia SMMPTN UHO 1 Dr La Hamimu mengatakan, uang pangkal tahun ini hampir sama dengan 2017 lalu. Perbedaannya hanya ada variasi nilai.

Menurut La Hamimu, setiap dekan lingkup UHO secara detail menentukan uang pangkalnya disesuaikan dengan sarana prasarana (sapras) dan kebutuhan prodi masing-masing.

“Uang pangkal yang ditetapkan di UHO minimal Rp 500 ribu (Fakultas Pertanian) dan yang paling tinggi Rp 450 juta (Fakultas Kedokteran). Uang pangkal 500 ribu tersebut diperuntukkan kepada prodi yang kurang peminatnya dan prodi yang terhitung masih baru seperti Prodi Ilmu Tanah, Proteksi Tanaman dan Pemuliaan yang ada di Fakultas Pertanian,” ujar La Hamimu Selasa (10/7)

Namun, lanjutnya, penentuan kelulusan dalam SMMPTN ini tidak ditentukan oleh uang pangkal yang diberikan. Melainkan nilai akademik yang lebih diprioritaskan.

“Kecuali misalnya ada nilai yang sedikit berbedaannya seperti 0.1, 0.2, 0.3. Biasanya dekannya itu meminta tolong menunjukan nilai uang pangkalnya untuk dijadikan bahan pertimbangan kelulusan.

Tetapi kalau nilainya jauh dekan tidak akan meminta, yang jelas nilai akademik yang didahulukan,” pungkasnya. (m1/nur)

To Top