Aktualita

60 KK Korban Banjir di Desa Laikandonga Terima Bantuan

Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga memberikan penjelasan kepada wartawan mengenai bantuan banjir yang diserahkan kepada warga korban banjir di Desa Laikandonga. (FOTO: MARWAN/BKK)

ANDOOLO, BKK – Bupati Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga ST MM didampingi Wakil Bupati Dr H Arsalim Arifin SE MSi dan Ketua DPRD Irham Kalenggo SSos MSi menyalurkan bantuan paket logistik, Selasa (10/7), kepada 60 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.

Banjir mengakibatkan terputusnya akses jalan darat menuju Kecamatan Sabulakoa di Desa Laikandonga Kecamatan Ranomeeto Barat.

Turut mendampingi Kepala BPDB Konsel Adi Warsyah Toar, Kapolsek Ranomeeto Inspektur Polisi Dua (Ipda) Silvia Mardesi SKom, Komandan Rayon Militer (Danramil) Kapten Infantri Salmar Gona, Kabaghumas Pemkab Konsel Hermawan dan Kabag Umum Djaya Suharianto.

Sebagai bentuk empati kepada warga, Bupati dan Wabup bersama rombongan memilih berjalan kaki sejauh kurang lebih 1,5 kilometer (km) ketimbang naik kendaraan yang telah disiapkan aparat desa, menuju lokasi pendistribusian bantuan korban banjir.

Saat tiba di lokasi yang dituju, ratusan warga yang telah menunggu kedatangannya langsung menyambut dan menyalami Konsel-01 bersama rombongan, yang di balas dengan jabat tangan dan senyum.

Dalam sambutannya, usai melihat langsung lokasi putusnya akses jalan darat desa tersebut, Surunuddin menyampaikan permohonan maaf karena datang agak terlambat disebabkan dirinya bersama wakil bupati sedang menjalankan tugas penting ke luar provinsi.

“Tapi yang terpenting pemkab masih peduli dengan apa yang saudaraku alami, sehingga hari ini kami datang berkunjung dan menyerahkan bantuan, sekaligus melihat langsung sumber utama penyebab banjir di desa ini untuk kita berikan solusinya, agar ke depan bencana seperti ini sudah tidak terjadi lagi atau bisa kita antisipasi sebelumnya,” kata Surunuddin.

Karena, lanjut dia, bantuan hanya bersifat stimulan atau hanya meringankan beban warga.

Yang tepat, menurut dia, adalah bagaiamana mengantisipasi kejadian seperti ini tidak terulang lagi  di masa mendatang, termasuk menyosialisasikan pentingnya bersahabat dengan alam dan makhluk hidup lainnya seperti yang telah ditetapkan dalam Alquran, agar menjaga keseimbangan alam sekitar.

“Contohnya, tidak merambah hutan yang menjadikan hutan gundul dan mengakibatkan banjir dan tanah longsor,” katanya.

Ia juga meminta kepala dinas terkait, camat, dan kades setempat agar mendata ulang dan memberikan laporan detail jumlah rumah warga yang sudah tidak layak huni, yang atapnya masih rumbia, untuk diberikan bantuan.

Termasuk mengukur ulang jarak jalan utama yang airnya tergenang, yang akan dipindahkan jalurnya. Tidak lupa mengukur berapa meter lebar sungai yang memisahkan desa karena tahun depan akan dibuatkan jalan beraspal dan jembatan baru.

Menurut Kepala BPBD Konsel Adiwarsyah Toar, data korban banjir yang diberikan bantuan total berjumlah 60 KK dengan rincian 54 KK di Desa Laikandonga, 6 KK Desa Boro-boro Kecamatan Ranomeeto Barat, yang mana kedua desa tersebut saling berbatasan.

Usai menyalurkan bantuan, Bupati dan rombongan meninjau lokasi yang rencananya akan dibuatkan akses jalan darat dengan membuka jalur  baru sejauh 300 meter. Dan, membangun jembatan yang melintasi sungai di desa tersebut dengan bentangan jembatan sepanjang kurang lebih 30 meter.(cr13/iis)

To Top