Beranda

BMKG Prediksi Musim Hujan Hingga Akhir Juli

Ilustrasi

KENDARI, BKK – Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Kendari memprediksi musim hujan akan berlangsung hingga akhir Juli.

Prakirawan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Kendari Adi Istiyono menerangkan, musim penghujan diketahui berlangsung sampai akhir Juli berdasarkan data normal.

“Lain lagi jika terjadi anomali atau penyimpangan di atmosfher seperti terjadinya pembelokan angin dan perlambatan angin,” terang Adi saat dihubungi wartawan koran ini, Kamis (5/7).

Jika terjadi anomali atau penyimpangan di atmosfher, katanya, maka akan merubah pola normalnya yang menyebabkan musim penghujan akan terjadi lebih lama.

Akibatnya, lanjut dia, jika hujan berkempanjangan akibat anomali tersebut, maka akan menyebabkan musim kemarau datangnya agak terlambat.

“Akan tetapi, kami prediksi pada akhir Juli dan memasuki Agustus hujan sudah mulai berkurang,” ujarnya.
Olehnya itu, pesan Adi, warga Kota Kendari masih harus waspada terhadap kejadian alam yang sewaktu-waktu bisa berubah karena tergantung pada dinamika di atmosfher.

“Kalau dinamika di atmosfher normal, maka cuacanya juga akan baik. Untuk itu, kita sebagai manusia harus waspada karena dinamika atmosfher ini tidak bisa diprediksi karena bisa berubah sewaktu-waktu,” jelasnya.

Yang pasti, tambah Adi, pihaknya selalu mengupdate informasi terkait perkembangan cuaca di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya di Kota Kendari per tiga hari.

Sementara itu, kejadian banjir yang melanda sejumlah wilayah Kota Kendari membuat warga setempat tiap hari harus dilanda rasa khawatir. Terlebih bagi mereka yang telah menjadi korban banjir.

Salah satu warga, Andar (23), mengaku ia bersama warga lainnya selalu waspada. Utamanya saat hujan mulai turun dengan intensitas tinggi.

“Karena sekarang ini seperti saya lihat di beberapa titik, hujannya turun baru dua jam banjirnya sudah minta ampun,” urai Andar.

Saat ini, wilayah yang paling rawan banjir di Kendari adalah Sungai Wanggu Kelurahan Lepo-lepo Kecamatan Baruga. Olehnya warga di wilayah tersebut terus diimbau untuk selalu berhati-hati. (Cr6/nur)

To Top