Suksesi

Siap Ditadah NasDem dan Golkar, Rajiun Belum Tentukan Sikap

KENDARI, BKK – Sejak memutuskan hengkang dari Partai Amanat Nasional (PAN), Bupati Muna Barat (Mubar), LM Rajiun Tumada hingga kini belum menentukan sikap untuk bergabung ke salah satu partai politik (parpol).

Sikap Rajiun ini, berbeda dengan rekan separtainya dahulu yakni Bupati Wakatobi, H Arhawi dan Bupati Buton, La Bakry yang juga keluar dari PAN dan sudah memutuskan bergabung ke Partai Golongan Karya (Golkar). Keduanya bahkan dipercaya memimpin partai berlambang beringin tersebut di daerahnya masing-masing dengan menjabat sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II.

Beberapa waktu lalu, sejumlah parpol di antaranya Partai NasDem dan Partai Golkar disebut-sebut akan menjadi tempat berlabuhnya Rajiun. Kedua parpol itu pun masih menunggu keputusan pasti dari mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sultra itu.

Namun demikian, Sekretaris Dewan Pimpinan wilayah (DPW) Partai NasDem Sultra La Ode Ikhsanuddin Saafi mengatakan bahwa Rajiun sudah menjadi kader Partai NasDem.

“Saya tidak tahu seperti apa komunikasi yang terbangun antara LM Rajiun Tumada dengan Partai Golkar. Rajiun itu hatinya ke NasDem,” ungkap La Ode Ikhsanuddin Saafi, saat ditemui di Sekretariat DPW Partai Nasdem Sultra, Selasa (5/6).

Sejak Rajiun menjadi calon kepala daerah di Kabupaten Mubar, lanjutnya, Partai NasDem merupakan salah satu partai yang mendukung dan memenangkannya di Pilkada 2015 lalu. Meski kala itu, Rajiun masih kader PAN.

“Secara resmi (Rajiun bergabung ke NasDem) belum. Namun komunikasi yang dilakukan NasDem itu secara terus menerus, tidak putus,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara, Muhammad Basri juga mengaku bahwa partainya terbuka untuk menerima Rajiun seperti halnya yang dilakukan terhadap Arhawi dan La Bakry. (p1/nur)

To Top