Nuansa Ramadhan

Ibu dan Anak Masuk Islam di Bulan Ramadan

RAHA, BKK – Ada pemandangan yang mengharukan di Masjid Almarkaz Al Islami Al Munajad Raha, Kabupaten Muna, Jumat (18/5). Usai salat Jumat, seorang ibu bernama Agus Riani Binti Labali (43) bersama putri bungsunya bernama Karolina Feny Regina binti Yakobus Lantapi (16) memeluk Agama Islam atau menjadi mualaf.

Ibu dari tiga anak ini berdomisili di Desa Motewe, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna. Keduanya memilih hijrah dari agama yang mereka anut sebelumnya, Kristen dan memeluk Agama Islam tepat pada bulan Suci Ramadan 1439 H. Dengan menggunakan kerudung, ibu dan anak ini mantap mengucapkan dua kalimat syahadat.

Imam Masjid Al Makaz Al Islami Al Munajad Kota Raha, Dr Azis Teo menjelaskan, ibu dan anak ini masuk Islam secara sadar dan tanpa paksaan serta tekanan dari pihak manapun. “Sebelum beragama Kristen Agus Riani memang beragama Islam. Alhamdulilah saat ini dia kembali masuk Islam, bersama putrinya,” terang Azis kepada sejumlah media di Raha usai mengislamkan ibu dan anak ini.

Karena telah menjadi mualaf, kata Azis, maka nama sang anak diganti dari Karolina Femy Regina menjadi Siti Rakhmah. Sedangkan sang ibu tetap bernama Agus Riani. Ratusan jemaah yang salat Jumat di masjid ini menjadi saksi, hijrahnya ibu dan anak ini masuk Islam.

Sementara itu Agus Riani menuturkan, sudah lama dia dan anaknya itu, mau masuk Islam. Namun pada Ramadan tahun ini baru terkabul. “Anakku Feny sudah lama ingin masuk Islam. Dia sudah menjalankan ibadah puasa dan salat sejak dulu. Anakku Feny masuk Islam karena kemauan sendiri, tidak ada yang paksakan, begitu juga saya. Kita Jumat itu datang ke masjid menemui pak ustaz. Kita mau sampaikan kalau kita mau masuk Islam,” terang ibu tiga anak ini kemarin.

Agus Riani menambahkan, sejak masuk Islam, anaknya kini langsung memakai jilbab. “Anakku Feny usai masuk Islam langsung pakai jilbab. Dia sudah salat dan puasa. Waktu di measjid kita kaget, banyak sekali orang. Saya takut anakku shock, padahal tidak, dia malah senang,” terang Wa Agus sapaan akrabnya.

Dia juga mengatakan, tidak pernah memaksakan ketiga anaknya untuk masuk Islam. “Alhamdulilah Wa Feny anakku kini sudah masuk Islam bersama saya. Kalau dua kakaknya tergantung kepada mereka sendiri,” jelas Agus Riani. (r1)

To Top