Beranda

Harga Ikan Naik Hingga 70 persen

Suasana pembongkaran ikan dari kapal nelayan di Pelabuhan Samudera Kendari, belum lama ini. Nelayan ikan di Kendari akhir-akhir ini banyak yang tidak melaut akibat cuaca yang kurang baik. (FOTO: DOK/BKK)

KENDARI, BKK – Harga ikan di Kota Kendari saat ini mengalami kenaikan hingga 70 persen dibandingkan harga semua komoditas. Hal disebabkan para nelayan kurang yang melaut akibat cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kendari Ida Rianti mengatakan, sekarang ini harga ikan mengalami kenaikan di hampir semua pasar di Kota Kendari.

“Berdasarkan pantauan saya di lapangan memang saat ini semua jenis ikan melonjak naik harganya, yang disebabkan para nelayan di Kota Kendari banyak yang tidak turun melaut karena cuaca yang buruk,” ungkap Ida Rianti Minggu (20/5).

Tapi, lanjut dia, ke depannya jika cuaca tersebut sudah kembali bagus dan para nelayan bisa melaut, maka harga tersebut akan kembali normal seperti sediakala.

“Bahkan, kenaikan harga ikan tidak saja dirasakan di Kota Kendari, tetapi di daerah lain juga turut merasakan hal yang sama,” jelasnya.

Dikatakan, berdasarkan data yang didapatkan di lapangan, kenaikan harga ikan ini bervariasi yakni ada yang 50 persen hingga 70 persen.

“Misal, untuk ikan ekor kuning sebelumnya dijual dengan harga Rp 40 ribu perkilonya, sekarang dijual hingga Rp 70 sampai 80 ribu. Selain itu, untuk ikan boto-boto, dulunya bisa didapatkan dengan harga Rp 30 ribu perkilonya, sekarang dijual dengan harga Rp 70 ribu,” tambahnya.

Ia menambahkan, harga ikan akan kembali normal jika cuaca juga kembali normal.

“Akan tetapi kita sangat harapkan kondisi tersebut tidak berlangsung lama, sehingga masyarakat kita bisa kembali membeli ikan dengan harga yang relatif murah,” ujarnya.

Berkait kenaikan harga tersebut, kata dia, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah, salah satunya dengan melakukan pengawasan di lapangan.

“Kami selalu memonitoring pedagang di pasaran pasca kenaikan harga tersebut, untuk memastikan kendala yang dihadapinya di lapangan,” tuturnya. (cr6)

To Top