Beranda

Pemkot Agendakan Pengerukan Drainse di 26 Titik

Ilustrasi

KENDARI, BKK- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari akan melakukan pengerukan drainase dalam waktu dekat, mewaspadai cuaca ekstrem yang sedang terjadi.

Kepala BPBD Suhardin mengungkapkan, pihaknya bersama instansi terkait melakukan pengerukan sedimen dan lumpur-lumpur di 26 lokasi yang tersebar di 11 kecamatan.

“Proposal yang kami ajukan sudah ada, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan turun melakukan pengerukan drainase di sejumlah titik. Seperti drainase di sekitaran bundaran pesawat Lepolepo,” bebernya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan tempat dan mewaspadai cuaca ekstrem, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pinggir gunung.

Sebelumnya, BPBD membeberkan lima kecamatan masuk radar rawan banjir dan tanah longsor, menyusul hampir sepekan ini Kota Kendari terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi, dan belum tidak menampakan tanda-tanda berhenti.

Menurut dia, sejak beberapa bulan lalu pihaknya sudah siap siaga dalam mengahadapi musim penghujan.

“Kami tetap waspada dan selalu turun memantau situasi saat hujan turun. Yang kita waspadai itu tanah longsor, yang bisa saja terjadi jika intensitas hujan yang tinggi. Jadi, ada beberapa wilayah yang kita pantau karena  sering terjadi tanah longsor,” terangnya, Rabu (16/5), saat dimintai keterangan melalui sambungan telepon.

Lima kecamatan itu adalah Kecamatan Baruga, Kadia, Kendari Barat, Mandonga, dan Poasia.

“Ini lima titik yang kami selalu kita waspadai, karena memang berdasarkan pengamatan kami, kelima kecamatan ini biasa terjadi terkena dampak tanah longsor dan genangan air,” ucapnya.(m1/iis)

To Top