Beranda

Komisi II: Pengusaha Hiburan Jangan Main Kucing-kucingan

KENDARI, BKK- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mengingatkan pengusaha hiburan malam agar patuh pada aturan pemerintah, dan tidak main kucing-kucingan selama Ramadan.

Anggota Komisi II, La Ode Azhar menyebut, pihaknya akan menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk melakukan pemantauan terhadap aktivitas tempat hiburan malam (THM) dan rumah makan.

Ditegaskan, berdasarkan surat edaran yang ada, THM tidak diizinkan beroperasi hingga Lebaran nanti, sedangkan rumah makan hanya diperbolehkan buka pada malam hari.

“Ini kebijakan pemerintah di bulan Ramadan dan kami sebagai legislatif akan memastikan jika kebijakan tersebut dilaksanakan,” ujarnya, Kamis (17/5).

Dibeberkan, akan ada sanksi berat yang menunggu setiap pengusaha jika diketahui melanggar prosedur yang telah diatur dalam surat edaran (SE) wali kota.

“Sanksinya sangat tegas, yaitu penutupan tempat usaha dan ini tidak ada tawar menawar,” jelasnya.

Politikus Partai Golkar ini mengaku, selama ini dalam proses penerapan kebijakan dimaksud belum ada satu tempat usaha yang ditemukan melanggar.

“Kami berharap kali ini pun pihak pengusaha tetap bisa patuh terhadap kebijakan pemerintah dan tidak main kucing-kucingan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Disperindag Syam Alam mengatakan, kalau ada yang ditemukan menyalahi kebijakan, pihaknya akan langsung memberi sanksi penutupan tempat usaha.(cr5/iis)

To Top