Lingkar Sultra

Kerap Dikritik Ridwan Bae, Rusman Berterima Kasih

Bupati Muna LM Rusman Emba ST Bersama Ketua PKK Kabupaten Muna Yanti Setiawati SE MSi. (FOTO: FITRI/BKK)

RAHA, BKK – Mantan Bupati Muna dua periode Ridwan Bae akhir-akhir ini kerap mengkritik, bahkan terkesan ‘menyerang’ Bupati Muna, LM Rusman Emba ST dalam memimpin Kabupaten Muna. Mulai dari masalah banjir di Wamponiki, pembangunan Mesjid Al Munajad, pelebaran bahu jalan di Warangga, sampai pelebaran jalan dalam Kota Raha, tak lepas dari sorotan Ridwan.

Bahkan anggota DPR RI asal Sultra ini menyebut jika Rusman tidak mampu membangun Muna, lebih baik mundur dari jabatannya. Menanggapi kritikan politikus Partai Golkar tersebut, Rusman menjawab santai.

“Saya sangat berterima kasih atas kritikan Pak Ridwan. Beliau itu adalah mantan Bupati Muna dua periode dan sekarang beliau adalah anggota DPR RI. Justru dari beliau kita berharap dapat membantu pembangunan di Muna ini. Kita tidak bisa berkembang jika tidak dibantu Pak Ridwan,” kata Rusman pada sejumlah media di Raha di Kantor Bupati Muna, baru-baru ini.

Rusman lalu menjelaskan perihal kritikan dari Ketua DPD I Golkar Sultra itu. Misalnya, masalah perampungan Masjid Al Munajad Kota Raha yang dibangun di zaman Ridwan.
“Perampungan pembangunan Masjid Al Munajad dananya bersumber dari para donatur. Bahkan lebih banyak dananya para donatur ketimbang APBD kita. Alhamdulilah, akhirnya kita bisa selesaikan bersama-sama,” jelas mantan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara ini.

Sedangkan masalah banjir di Kelurahan Wamponiki, kata Rusman, itu sudah persoalan lama. “Begitu saya menjabat sebagai Bupati Muna, drainase di Wamponiki itu sudah kita perbaiki. Tapi kan tidak mungkin persoalan itu kita atasi hanya satu tahun anggaran. Kita lakukan pembenahan secara bertahap. Terlebih APBD kita minim untuk pembangunan. Karena sekitar 70 persen dari total APBD kita untuk belanja pegawai. Bagaimana hal-hal yang sudah menjadi masalah 20 tahun lalu, harus kita selesaikan dalam satu hari,” ujar Rusman.

Meski demikian, katanya, semua infrastruktur di Muna mulai dari jalan, jembatan, gedung, objek wisata, pasar, hingga penataan Kota Raha, akan dibenahi semua. Untuk mewujudkan semua itu, dirinya gencar mencari dana dari APBN ataupun Pemprov Sultra. (r1)

To Top