Suksesi

Bawaslu Klaim Pemasangan APK Paslon Gubernur Tertib

Ilustrasi

KENDARI, BKK – Titik pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Hal ini pun tidak lepas dari pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pasangan calon (paslon) kepala daerah mesti mematuhinya.

Sebagaimana Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, paslon kepala daerah mesti memasang APK sesuai titik yang telah ditetapkan KPU. Bila aturan tersebut dilanggar, maka APK paslon bersangkutan akan ditertibkan dan itu menjadi wewenang Bawaslu setempat.

Bawaslu Sultra pun, terus memastikan agar APK paslon gubernur dan wakil gubernur tidak melanggar ketentuan yang berlaku. Makanya, setiap wilayah terus dipantau.

“Di dalam PKPU Nomot 4 Tahun 2017 itu kan sudah diatur. Nah, kita sebagai pengawas, memastikan bahwa pemasangan APK para paslon ini sesuai dengan ketentuan yang telah diberikan oleh KPU,” jelas Hamiruddin Udu saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/5).

Namun demikian, sejauh ini Bawaslu Sultra belum menemukan APK paslon kepala daerah yang melanggar. Mereka masih patuh dengan memasang APK di titik atau lokasi yang ditetapkan KPU.

“Tapi kalau ada APK paslon yang diduda melanggar akan kami tertibkan,” tegas Hamiruddin.

Hamiruddin menambahkan, beberapa fasilitas umum menjadi area terlarang untuk pemasangan APK paslon kepala daerah seperti rumah ibadah, kantor pemerintahan, dan sekolah. (P1/nur)

To Top