Kasuistika

Polda Tegaskan Tindak Lanjuti Kasus Plt Bupati Konawe

KENDARI, BKK – Penyelidikan kasus Kasus dugaan fitna dengan tulisan yang menyeret Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Konawe Parinringi segera berjalan.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang mempersiapkan pemanggilan beberapa orang saksi.

“Tetap kita menindaklanjutinya. Saat ini masih mempersipakan panggilan saksi-saksi yang akan dimintai keterangan,” terang Kepala Subbidang Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, Senin (14/5).

Sayang, Dolfi, belum mau membeberkan saksi-saksi yang direncanakan dipanggil tersebut.

Dalam proses penyelidikan, jelas dia, penyidik terlebih dulu memanggil saksi-saksi yang mengetahui adanya kasus tersebut. Setelah, pemeriksaan saksi tuntas, baru kemudian terlapor diperiksa.

“Pemeriksaan terlapor (Parinringi, red) akan dilakukan setelah saksi-saksi diperiksa semua,” kata perwira polisi dengan satu melati di pundak ini.

Diberitakan, Plt Bupati Konawe Parinringi dilaporkan ke Polda Sultra, Senin (30/4).

Parinringi dilaporkan dalam kasus dugaan fitnah dengan tulisan terhadap Direktur Utama (Dirut) PT Multi Bumi Sejahtera (MBS) Saut Sitorus.

Laporan tersebut dibuat Saut Sitorus melalui kuasa hukumnya, Nasruddin SH MH, di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sultra.

Parinringi membuat surat kepada Gubernur Sultra, seolah-olah Saut Sitorus terlibat pidana.

Fitnah dengan tulisan yang dilakukan Parinringi ke Gubernur Sultra berdampak pada kerugian PT MBS.

Sebab, dengan adanya surat itu, akhirnya perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Amonggedo ini tidak diberikan pengantar clean and clear (CnC). (man/iis)

To Top