Headline

Pembunuh Polisi di Mako Brimob Kelahiran Muna

RAHA, BKK – Tendi Sumarno terduga teroris yang ditembak mati usai menikam Bripka Murhum Prencje (Intel Brimod), Kamis ( 10/5) lalu, ternyata lahir di Desa Lahumoko Kecamatan Boneguru Kabupaten Muna — sekarang Kabupaten Buton Utara.

Hal itu diungkapkan Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga dalam konprensi persnya di Mapolres Muna, Senin (14/5).

AKBP Agung Ramos Parentongan menjelaskan, Tendi Sumarno lahir tahun tanggal 24 – 12 – 1995 di Desa Lahumoko adalah warga tranmigrasi. Pelaku tinggal di Desa Lahumoko. Kedua orang tua Tendi Sumarmo bernama Dadang dan Warsiti warga Jawa Barat. Tendi tinggal di Butur dan sempat bersekolah SD disana sampai kelas IV.

“Setelah ayahnya Dadang meminggal dunia, Tedi Sumarno pulang ke kampung halamannya ke Subang Jawa Barat,” kata Kapolres Muna.

Dijelaskan, dari hasil hasil penyelidikan, terduga teroris yang tewas ditembak itu memang benar lahir di Muna 25 tahun silam yang saat ini telah mekar menjadi Kabupaten Butur.

“Tendi Sumarno bersama keluarganya tinggal di Butur hanya sampai kelas IV SD. Setelah bapaknya meninggal mereka langsung kembali ke daerah asalnya di Subang Jawa Barat,” jelasnya.

Diuraikan, hingga sekarang pihaknya masih mencari tahu latar belakang keluarga Tendi Sumarno. Namun moyoritas warga transmigrasi di Butur saat ini tidak mengetahuinya. Sedangkan ibu Tedi Sumarno saat ini menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.

“Informasi yang kami diperoleh, Tendi ini bergabung bersama jaringan teroris saat bekerja di Jakarta. Pelaku itu ikut paham radikal saat dia bekerja di Jakarta,” ungkap perwira dengan dua melati di pundak ini.

Masih dari Kapolres Muna, dijelaskannya pula pasca terjadinya kerusuhan di Mako Brimob, pengeboman tiga gereja di Surabaya dan di Rusunawa Siduarjo, Polres Muna mulai siaga. Semua obyek vital seperti gereja dan tempat umum lainnya tak luput dari pengawasan.

“Pasca peristiwa pengeboman di 3 Gereja dan Sidoarjo, kami terus melakukan analisa terhadap bahaya yang kapan saja bisa terjadi. Tetapi saat ini, kondisi di wilayah Muna, Muna Barat (Mubar) dan Butur, dalam kondisi kondusif,” pungkasnya. (r1/lex)

To Top