Beranda

Polda Gagalkan 18,61 Gram Sabu-Sabu Beredar di Kota Kendari

Para tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba, serta barang bukti yang diamankan Polda Sultra. (FOTO:KASMAN/BERITA KOTA KENDARI)

KENDARI, BKK – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) membukukan 17 pelaku penyalahgunaan narkoba. Dari keseluruhan kasus, polisi berhasil menyita 18,61 gram sabu-sabu.

Sebanyak 17 tersangka yang telah meringkuk di balik jeruji besi merupakan akumulasi penangkapan petugas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sultra sepanjang Maret 2018. Mereka diamankan pada berbagai tempat di Kota Kendari.

Demikian dikatakan Kepala Subbidang Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh.

Dia merinci, untuk subdirektorat (subdit) III mengamankan tiga tersangka, yang masing-masing berinisial HA, KD, dan BY. HA merupakan Haji pemilik 12 ribu butir pil PCC sekaligus pengguna narkoba jenis sabu-sabu.

Dari ketiga tersangka ini, sebut Dolfi, petugas mengamankan barang bukti 8 gram narkoba jenis sabu-sabu, pil PCC 12 ribu butir, dan bukti transfer.

Selain sebagai pengedar pil PCC, HA juga sering mendapatkan sabu-sabu dari seorang narapidana narkoba yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendari.

“Pil PCC ini didatangkan dari Makassar melalui jalur darat. Kami melakukan penangkapan dengan cara berpura-pura sebagai pembeli,” timpal Kasubdit III pada Ditresnarkoba Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) La Ode Kadimu, yang berdampingan dengan Dolfi.

Sedangkan subdit II, kata Dolfi, menangkap delapan terduga pelaku. Mereka adalah Tersangka MS, MF, ID, RT, ND, MA, MK, MP.

Dari delapan orang ini disita barang bukti sabu-sabu seberat 3,71 gram. Sabu-sabu diperoleh dan diedarkan melalui sistim tempel, yang juga dikendalikan dari Lapas Kendari.

“Jadi, mereka mengedarkan dan memperoleh barang ini menggunakan sistim tempel. Mereka diarahkan seseorang yang ada di Lapas. Sabu-sabu yang diedar ini paket hemat, tidak dalam ukuran besar,” terang Dolfi.

Sementara, subdi I mengamankan enam tersangka, yakni ES, BB, FS, AH, HR, JR. Pria berinisial ES merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang berdinas di Kantor Pekerjaan Umum (PU) Sultra.

Terhadap enam tersangka, selain menyita sabu-sabu seberat 6,90 gram, petugas juga mendapat barang bukti narkoba jenis ganja siap edar seberat 1,40 gram.

Lebih lanjut, Dolfi mengatakan, para tersangka dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 subsider Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana 20 tahun penjara. (man/iis)

To Top