Lingkar Sultra

Kemepar Survei Potensi Wisata di Muna

Ilustrasi Pantai Meleura

RAHA, BKK- Kerja keras Bupati Muna LM Rusman Emba ST untuk mengembangkan wisata di Kabupaten Muna, mulai membuahkan hasil. Hal ini terlihat dari kunjungan dari anggota bidang II Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata Indonesia, Raymon Timbitous Lesmana, Minggu (25/3) di Muna.

Pada sejumlah media di Raha, Raymon mengatakan kunjungan mereka di Muna untuk memenuhi undangan Bupati Muna LM Rusman Emba ST dalam rangka pengembangan destinasi wisata bahari yang nantinya akan dikunjungi oleh kapal-kapal wisata asing.

“Kunjungan kapal asing ini kami bentuk dalam satu kegiatan yakni Empat Rally Layar Internasional, yang saat ini sudah memasuki perairan Indonesia. Saat ini mereka sudah bertolak dari Kupang ke Tanjung Pinang, Natuna, kemudian Kalimantan Utara melalui Tarakan Nunukan, kemudian ke Papua,” terang Raymon pada sejumlah media di Raha.

Pihaknya akan terus membuka titik-titik destinasi wisata yang ada di Indonesia. Terlebih Indonesia memiliki bentangan sekitar 3000,03 miles (1.750.000 km) dari Sabang sampai Merauke. Kemudian Indonesia memiliki 16.000 pulau dan merupakan bentangan terpanjang di dunia.

“Saat ini kita sudah mempunyai sekitar 150 titik destinasi wisata yang ada di Indonesia dan sudah terkenal di dunia intetmasional. Seperti Bali, Wakatobi, Morole Namrole yang sangat disukai traveler asing. Khusus Muna kami sedang lakukan survei di beberapa titik destinasi wisata. Setelah itu baru kami bantu delegasikan ke dunia nasional dan internasional,” jelas Raymon.

Di tempat terpisah, Kadis Pariwisata Muna, Dahlan Kalega mengatakan ada beberapa titik destinasi wisata di Muna yang disurvei tim dari Kemenpar RI. Diantaranya Pantai Meleura, Towea, Munante, Walengkabola dan Napabale.

“Bupati Muna bulan lalu diundang Kemenpar untuk menghadiri kegiatan Wonder Four See to Indonesia. Kedatangan tim dari Kemenpar ini tindak lanjut dari pertemuan tersebut,” terang Kadis Pariwista Muna imi.

Selain sejumlah objek wisata pantai, ada sejumlah destiwisata yang unik yang disurvei tim Kemenpar, diantaranya Gua Liangkabori yang juga memiliki nilai sejarah, yakni tempat ditemukannya lukisan layang-layang tertua di dunia. (r1/aha)

To Top