Lingkar Sultra

Dua Pasar Rakyat di Konkep belum Difungsikan

HUSAIN/BERITA KOTA KENDARI
PASAR RAKYAT di Desa Rawa Indah, Kecamatan Wawonii Tengah yang hingga kini belum difungsikan.

LANGARA, BKK – Meski telah diresmikan oleh Bupati Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Ir H Amrullah, dua pasar rakyat, yakni Pasar Lampeapi dan Pasar Wawonii Tengah sampai saat ini belum difungsikan. Akibatnya, para pedagang
terpaksa menjajakan barang dagangannya di teras pasar di depan los yang masih terkunci rapat. Bahkan tidak sedikit pedagang yang terpaksa berjualan di pinggir jalan sekitar bangunan pasar Kecamatan Wawonii Tengah tersebut.

Salah seorang pedagang pecah belah, Ali mengungkapkan belum difungsikannya semua los pasar Lampeapi Kecamatan Wawonii Tengah dikarenakan kunci los tersebut belum diserahkan kepada para pedagang. “Belum ada kuncinya pak, tidak ada juga pemberitahuan sama kami, bagaimana kita mau gunakan los belum dibuka,” terang Ali.

Padahal pedagang sudah siap menempati jika pihak pengelola pasar memberikan kunci los. Namun memang, katanya, untuk sewa setiap bulannya cukup berat untuk pasar yang hanya sekali berfungsi dalam seminggu.

“Kita siap, hanya persoalan kontraknya para pedagang tidak mau, karena kalau kontrak rugi pak soalnya kita berpasar di sini hanya seminggu sekali,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan salah satu pedagang lainnya, Jujun. Dia mengaku sampai saat ini para pedagang keliling belum menerima informasi terkait penggunaan los pasar itu. “Bagaimana kita mau pakai los, pemberitahuan saja belum ada, kuncinya juga tidak ada,” keluhnya keluh pedangang obat tersebut.

Dikonfirmasi melalui via seluler, Senin (2/4), Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Konkep, Abdul Fattah mengaku belum mengetahui persis apa alasannya, karena ia baru saja menduduki jabatan Kadis itu sebulan lalu. “Saya belum tahu apa masalahnya, saya kan baru satu bulan menduduki jabatan ini (Kadis Perindagkop),” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Konkep tersebut menjelaskan bahwa pekan depan pihaknya akan menggelar rapat bersama pedagang pasar untuk membicarakan soal penempatan los pasar yang ada di dua Kecamatan itu. “Minggu depan, kita akan rapat dengan pedagang pasar, kita upayakan di tempati dulu,” katanya.

Ditanya soal retribusi pedagang yang akan menempati los pasar, akan dibicarakan selanjutnya karena belum ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang itu. “Kita masih menunggu Perdanya, yang diupayakan ini, ditempati dulu. Soal retribusi nanti ada aturannya baru dibicarakan,” tandasnya. (cr9/aha)

To Top