Kasuistika

KPK Tegaskan Ketua KPU Sultra Tidak Terlibat dalam Kasus ADP

KENDARI, BKK – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan mengaku, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) Hidayatullah hanya dimintai keterangan sebagai saksi.

Dia menegaskan, pemanggilan Hidayatullah tidak ada kaitannya dengan kasus duagaan suap yang menyeret wali kota nonaktif Kendari Adriatma Dwi Putra alias ADP.

Basaria mengungkapkan, Hidayatullah hanya dibutuhkan keterangannya seputar penyelenggaraan pemilihan gubernur. Sebab, Asrun yang telah menjadi tersangka berstatus sebagai Calon Gubernur Sultra.

“Jadi, sudah barang tentu ada yang harus ditanyakan, itu urusan penyidik. Ya (tidak terlibat), nda (terlibat) lah. Dia (Hidayatullah, red) hanya sebagai saksi aja,” ujarnya saat ditemui usai menghdari acara koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi, di Markas kepolisian daerah (Mapolda) Sultra, Selasa (27/3).

Menurutnya, penyidik ingin mendapatkan informasi yang lebih banyak dalam kasus tersebut. Sehingga, keterangan Hidayatullah menjadi dibutuhkan, khsusnya menyangkut dana kampanye pilgub.

“Karena yang bersangkutan (Hidayatullah, red) sebagai Ketu KPU Sultra, dan tersangkanya akan mengikuti pilkada sehingga ada informasi yang dibutuhkan penyidik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Basaria mengatakan, sedianya dalam kasus ini tidak mesti ketua KPU yang memberikan keterangan, komisioner lainnya juga bisa. Tetapi penyidik mengenggap perlu ketua yang memberikan keterangan.

Sementara, Hidatullah mengaku, dirinya sudah menyiapkan bahan untuk memberikan keterangan di KPK hari ini, Rabu (28/3). Yaitu dokumen pencalon Asrun. Kemudian, pendalaman dana kampanye Pilgub Sultra 2018.

Untuk itu, pria yang beken disapa Dayat ini, selain membawa dokumen laporan awal dana kampanye Cagub Sultra Asrun pada format Model LADK-1-PARPOL, juga telah meminta arahan dari KPU-RI.

“Oh ya tadi (Selasa, red) juga saya sudah koordinasi dengan KPU-RI, dan saya minta advice sebagai arahan untuk saya besok (hari ini, red) memberikan keterangan soal regulasi dana kampanye,” pungkasnya melalu pesan WhatsApp. (man)

To Top