Lingkar Sultra

Nasabah BRI Mengaku Kehilangan Uang di Rekeningnya

FITRI AZHARI/BERITA KOTA KENDARI
NASABAH BRI cabang Raha, Lestary Bitu memperlihatkan notifikasi SMS Banking tentang pemotongan saldonya sebesar Rp 2 juta, Selasa (20/3). Insert.

RAHA, BKK- Nasabah Bank BRI Cabang Raha, Lestary Bitu mengaku pernah kehilangan saldo jutaan rupiah. Dia khawatir dirinya telah menjadi korban skimming seperti yang menimpa sejumlah nasabah di Kediri, beberapa waktu lalu.

Pada sejumlah wartawan di Raha, Selasa (20/3), wanita yang bekerja sebagai ASN di Pemkab Muna ini mengaku kehilangan uang sebesar Rp 2 juta di dalam rekeningnya. “Saya kan ditranfer uang oleh teman saya sebesar Rp 2 juta melalui SMS banking dari Bank Mandiri ke rekening saya di BRI Cabang Raha. Dalam laporan SMS banking itu, uang itu ditransfer tanggal 29 Januari 2018. Namun tiba-tiba pada tanggal 19 Febuari 2018 pukul 17.28, masuk SMS notifikasi dari Bank BRI Cabang Raha bahwa uang saya terpotong oleh sistem bank BRI sebesar Rp 2 juta,” terang Lestary sembari memperlihatkan notifikasi yang masih dia simpan.

Karena merasa dirugikan, Lestary pun mengajukan komplain kepada pihak Bank BRI Cabang Raha. Namun jawaban yang dia terima tidak memuaskan.

Terakhir pada Senin (19/3), Lestary kembali menemui pihak bank untuk mempertanyakan nasib uangnya yang tidak pernah ditariknya itu. Tapi jawaban yang dia terima tetap sama, karena pemotongan melalui sistem bank.

“Saya sekarang bingung kenapa ini bisa terjadi,” tandasnya.

Sayangnya, upaya konformasi yang dilakukan Berita Kota Kendari tidak berhasil mendapatkan tanggapan. Pasalnya, Pimpinan BRI Cabang Raha Fesal Erik Mahesa tidak berada di ruang kerjanya.

“Maaf, pimpinan kami sedang di Kendari,” ujar La Ode Sifu, sekuriti BRI Cabang Raha.(r1/aha)

To Top