Beranda

Andi Bahrun Minta Hakim Ingat Juga Jasa Nur Alam pada Daerah

KENDARI, BKK- Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) Prof Andi Bahrun merasa sangat prihatin atas tuntutan 18 tahun penjara terhadap mantan Gubernur Sultra, Nur Alam, dalam perkara pemberian persetujuan izin usaha pertambangan (IUP).

Menurut dia, tentunya niatan Nur Alam mengeluarkan IUP tidak lain karna melihat sumber daya alam (SDA) yang ada di Sultra yang notabenenya tidak dimanfaatkan.

“Tentunya memang ada izin, namun belum sempat beroperasi dan baru diklaim begitu saja. Kita bisa melihat niatan Nur Alam, bagaimana SDA yang kita miliki yang notabenenya memiliki potensi yang besar harus dimanfaatkan dan bisa bermanfaat sebesar-besarnya buat kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar pria yang juga Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Selasa (20/3).

Dikatakan, tentunya ia tidak menginginkan masyarakat miskin yang ada di Sultra yang hidup serba kekurangan, padahal mempunyai kekayaannya SDA yang melimpah dan itu sudah dibuktikan menurut hasil penelitian.

“Sehingga, dengan ketidakhati-hatiannya terbelit masalah hukum, dalam mengeluarkan kebijakan terkait pemberian IUP,” ujarnya.

Ia melanjutkan, apa yang dialaminya sekarang diserahkan saja kepada penegak hukum.

Ia berharap, keputusan hakim nantinya harusnya mempertimbangkan juga prestasi Nur Alam membangun Sultra dalam dua periode kepemimpinannya.

“Ia berprestasi di dalam pemerintahannya yakni mendapat penghargaan Bintang Mahaputra dari Presiden. Ini merupakan prestasi yang langka sebagai seorang pemimpin di republik ini. Tentunya riteria mendapatkan penghargaan ini tidak sembarangan diberikan,” katanya.

Atas dasar itu, lanjut dia, pada saat pembacaan putusan yang dijadwalkan pada pekan depan, semoga akan melahirkan keputusan hakim yang menetapkan seadil-adilnya, tanpa mengesampingkan prestasi dan aspek lainnya yang sudah dibuatnya untuk Sultra dan tidak terlepas kekurangannya sebagai manusia biasa.

“Saya berharap, agar putusan nantinya agar dapat diringankan dan meminta masyarakat Sultra terus mendoakan beliau agar lebih tabah, iklas bersama keluarga dalam menjalani proses hukum yang sedang berjalan ini,” ucapnya. (m1/iis)

To Top