Jalan Pasar Laino akan Diperbaiki – Berita Kota Kendari Online
Lingkar Sultra

Jalan Pasar Laino akan Diperbaiki

FITRI AZHARI/BERITA KOTA KENDARI
KONDISI Pasar Laino Raha, berdasarkan gambar yang diambil Rabu (14/3).

RAHA, BKK- Sejumlah ruas jalan dalam Kota Raha diantaranya di Pasar Laino Raha, kondisinya kini kian rusak parah. Bahkan kondisi jalan di depan Pasar Sentral Laino Raha bak kubangan.

“Jalan di sini sudah lama rusak, berlubang lubang besar. Parahnya kalau hujan, kita tidak melihat dalamnya lubang. Hingga banyak kendaraan yang tertanam dalam kubangan lubang. Maunya pemerintah daerah segera memperbaikinya. Karena setengah mati kita mau lewat di sini,” keluh Udin, warga Raha.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Muna, La Ode Bou mengatakan, anggaran pengaspalan jalan di kawasan pasar sudah masuk dalam APBD Muna tahun 2018. “Perbaikan jalan di Pasar Laino Raha sudah dianggarkan dalam APBD tahun 2018 sebesar Rp 4 miliar. Demikian juga ruas jalan Motewe – Pokadulu sudah dianggarkan juga perbaikannya sebesar Rp 7 miliar. Cuma sumber dananya pinjaman Pemda Muna ke Bank BPD Sultra. Begitu pinjaman itu direalisasikan, baru kita lakukan perbaikan dua ruas jalan itu,” jelas La Ode Bou.

Miris memang jika melihat kondisi Pasar Sentral Laino Raha dibangun sejak era Bupati Muna LM Baharuddin ini.
Anggaran yang sudah dikucurkan Rp 29 miliar tapi ternyata belum rampung juga. Bahkan megaproyek itu sempat diadendum (diperpanjang kontrak kerjanya) hingga 50 hari oleh Dinas Perindag Muna saat itu.

Adendum pertama tanggal 24 Desember 2016. Kemudian dilanjutkan adendum kedua sampai 12 Februari 2017. Namun pembangunan pasar ini tidak juga rampung hingga sekarang. Bahkan atap bangunan utama pasar ini sudah terbongkar ditiup angin.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Muna, Sukarman Loke mengatakan, nanti kontraktornya yang harus perbaiki. “Semua itu tanggungjawab kontraktor yang membangun pasar itu. Semua atap dibangunan utama itu, harus diganti dengan yang baru. Kita sudah hitung hitung sekitar Rp 200 juta anggarannya,” terang Sukarman Loke.

Pantauan koran ini kemarin, kondisi pasar Sentral Laino Raha ini sangat memprihatinkan. Anggaran yang sudah dihabiskan sekitar Rp 20 M. Atap bangunan utama terhambur diterbangkan angin. Kemudian air hujan masuk dalam bangunan. Ironisnya, kini pihak kontraktor meminta Pemda Muna agar sisa uang dari pembangunan pasar itu sekitar Rp 9 miliar, dibayarkan meskipun pasar itu belum rampung. (r1/aha)

To Top