Suksesi

Blusukan ke Pasar, Hugua Janjikan Subsidi Kios Pedagang

Di sela-sela blusukannya, Rabu (14/3), Hugua (kemeja putih) didampingi putra Asrun, Asrizal tengah berdialog dengan pedangang di Pasar Korem Kendari. Foto: Nursadah

KENDARI, BKK – Memanfaatkan masa kampanyenya di Kota Kendari, Calon Wakil Gubernur Sultra, Hugua blusukan ke sejumlah pasar tradisional, Rabu (14/3). Didampingi sejumlah keluarga Asrun dan tim pendukungnya, ia memantau langsung kondisi pedagang dan harga bahan pokok saat ini.

Mengawali blusukannya di Pasar Korem Mandonga Kendari, Hugua berdialog langsung dengan pedagang. Beberapa di antaranya mengeluhkan mahalnya harga kios yang tiap tahun juga mengalami kenaikan.

“Tiap tahun harga kios naik pak. Kalau bisa diturunkan,” ujar Samsia salah satu pedangang di Pasar Korem.

Keluhan pedagang itu pun disahuti Hugua dengan menemui langsung Kepala Pasar Korem, H Suardi di kantornya.

Pasangan calon gubernur, Asrun ini meminta agar kenaikan pasar ditunda dulu.

“Saya sudah bicara dengan kepala pasar, kalau bisa ditunda dulu (kenaikan harga kios). Kita akan negosiasi dulu dengan pemerintah kota dan provinsi,” kata Hugua.

Dikatakannya, pedagang-pedagang di pasar tradisional tersebut, adalah masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Sehingga, perlu mendapatkan perhatian pemerintah agar mereka bisa berkembang dan sejahtera.

“Bila perlu, karena ini masyarakat menengah ke bawah (kiosnya) kita subsidi kepada pemilik pasar. Itu pasti dipikirkan karena tarifnya cukup tinggi,” janjinya.

Lebih lanjut Hugua mengatakan, sebagai ibu kota, Kendari tentu menjadi salah satu barometer perkembangan Provinsi Sultra. Sehingga, semua fasilitas umum yang ada mesti dibenahi lebih baik, termasuk pasar yang setiap hari menjadi kebutuhan warga.

Sementara itu, menanggapi permintaan Hugua untuk penundaan kenaikan harga kios tersebut, Kepala Pasar Korem H Suardi mengaku siap memenuhinya. Pihaknya akan melakukan pembicaraan lebih lanjut mengenai kebijakan selanjutnya.

“Ini kabar baik bagi pedagang, di mana Pak Hugua mau menjembatani persoalan terkait rencana kenaikan kios ini,” tutur H Suardi. (nur)

To Top