Headline

Bencana Longsor di Kolut, Satu Warga Tewas, Empat Terluka

MANSIRAL USMAN
Korban Nuraeni (27), yang disemangkan di rumah orang tuanya

Jalan Trans Sulawesi yang tertimbuan material tanah

Wakil Bupati Kolaka Utara H. Abbas. SE saat menyerahkan bantuan dan memimpin langsung evakuasi korban.

LASUSUA, BKK – Hujan deras yang menguyur Kecamatan Tolala Desa Tolala selama empat jam dengan intesitas tinggi menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik di Jalan Trans Sulawesi. Selain menutup akses jalan, tanah longsor juga menewaskan satu orang pelayaan rumah makan.

Rumah Makan yang tertimpah tanah longsor

Plt Kepala BPBD Kolut, Hardi mengatakan akibat tanah longsor yang terjadi sekitar, Rabu (14/3) pukul 01.30 Wita, menghantam sebuah rumah makan dan menewaskan satu perempuan pelayan rumah makan.

“Pelayaan rumah makan yang meninggal atas nama, Nuraeni (27) yang tertimbun material tanah longsor,” kata Hardi.

Selain itu kata Hardi, tanah longsor juga menyebabkan empat orang terluka. Satu diataranya anak usia 4 tahun dan satu orang terluka cukup serius dibagian kepala yang merupakan supir mobil yang saat itu sedang isterahat dirumah makan tersebut.

Menurut Hardi, para korban saat ini sedang menjalani perawatan di Puskesmas Tolala. Sedangkan rumah makan yang tertimpah tanah longsor bagian dinding rusak parah meskipun tidak roboh.

“Longsor terjadi ditiga titik. Namun longsor yang paling parah itu berada dekat kantor camat, material longsor menutup akses jalan Trans Sulawesi hingga 60 meter dan menyebabkan antrian kendaraan hingga 1 kilometer,” ujar Hardi.

Hardi mengungkapkan dari keterangan pemilik rumah makan. Tanah longsor tiba-tiba menimpah rumah, saat itu almarhuma Nuraeni masih duduk dengan memegang HP. Tanah yang tidak terduga membuat Almarhuma tidak dapat menyelamatkan dirinya.

“Saat ini korban telah dibawah dirumah duka untuk dikebumikan keluargaanya. Korban dievakuasi pihak keluarga korban malam itu juga,” imbuh Hardi.

Hardi menambahkan saat ini ada dua kendaraan alat berat jenis exvakator dari Balai Pengawasan Jalan PU Provensi dan ditargetkan jalan akan normal kembali pada malam hari.

“Kita akan berupaya akses jalan akan terbuka pada malam hari, agar ratusan kendaraan baik dari Sulses menuju Sultra maupun kendaraan dari Sultra menuju Sulsel. Selain dari BPBD, TNI dan Polri banyak juga warga yang ikut membantu evakuasi,” jelas Hardi.

Hardi menjelaskan Pemerintah Daerah (Pemda) telah menurunkan bantuan logistik pada korban tanah longsor.

Untuk jumlah total kerugianya belum ada.

“Tadi Pak Wakil Bupati, H. Abbas, yang langsung berada di lokasi bencana, sudah berpesan pada semua warga Kolut untuk waspada bencana saat ini memasuki musim penghujan,” tutur Hardi. (cr11/lex)

To Top