Beranda

Jilat Ludah Sendiri, DPRD Kota Kendari Kembali Gandeng UHO

Ilustrasi

KENDARI, BKK- Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali dipercaya untuk membuat naskah akademik atas 8 rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari.

Sebelumnya, DPRD pernah dibuat kecewa sehingga mengakhirkan kerja sama dengan UHO lalu berpindah ke lain universitas.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Kendari La Ode Ali Akbar meminta UHO bisa tepat waktu dalam penyelesaian naskah akademik itu.

“Saya tidak ingin kejadian sebelumnya terulang. Jadi, pihak UHO perlu kami ingatkan,” ungkapnya, Selasa (13/3).

Ia menjelaskan, dalam pembuatan naskah akademik sebelumnya, yakni pada 2017 lalu, pihak UHO dinilai sangat terlambat sehingga berdampak pada proses pembahasan raperda.

“Tahun lalu kita bisa dibilang gagal, karena tidak ada perda kita dan itu akibat terlambatnya naskah akdemik yang dibuat,” jelasnya.

Pemilik sapaan akrab Iwan Kambara ini menambahkan, pihaknya telah memberikan batas waktu hingga Juni nanti kepada pihak UHO dalam penyusunan naskah akademik kali ini.

Delapan raperda itu adalah tentang biaya pelayanan dokumen pengadaan barang dan jasa instansi; pasar rakyat, pusat perbelanjaan, dan toko swalayan; izin tinggal penduduk musiman; kota layak anak; pengembangan kota tangguh bencana; wisata halal; perlindungan hak-hak adat dan budaya masyarakat adat Kerajaan Laiwoi; serta perlindungan hak-hak penyandang disabilitas.

“Delapan raperda ini merupakan usulan dari 8 fraksi yang ada,” jelasnya. (cr5/iis)

To Top