Lingkar Sultra

Anggaran Tambah Daya Tertahan di Dinkes Muna

RAHA, BKK- Masalah kelistrikan yang dialami RSUD Raha belum ada tanda-tanda akan teratasi. Informasi terakhir, anggaran tambah daya listrik RSUD tertahan di Dinas Kesehatan Muna.

Hal ini terkuak setelah sejumlah media mengkonfirmasi hal ini kepada Kepala Bidang Anggaran, Badan Keuangan dan Aset Muna, La Ode Abdul Salam. “Sudah kita anggarkan dalam APBD Muna tahun 2018 sebesar Rp 680 juta. Anggaran itu ada di Dinkes Muna. Harusnya anggaran itu sudah dicairkan, tapi entah mengapa sampai sekarang belum dicairkan Dinkes Muna,” kata Salam di ruang kemarin.

Sayangnya saat hal ini dikonfirmasi ke dinas kesehatan, Kadis Dinkes Muna La Ode Rimba Sua enggan menemui awak media yang sudah menunggu berjam-jam di kantornya. “Pak Kadis sibuk. Ada 2 orang tamunya dari internal Dinkes Muna juga,” ujar seorang pramu Kadinkes Muna.

Di tempat terpisah, Manager PLN Ranting Raha, Mujabar menegaskan penambahan daya listrik di RSUD Raha tidak bisa dilakukan sebelum ada biaya tambah daya. Dan itu harus dibayar tunai.

Diakuinya, permohonan tambah daya dari RSUD Raha sudah masuk sejak dua bulan lalu. Kemudian disusul surat dari Bupati Muna agar PLN menambah daya di RSUD Raha itu.

Dia juga menjelaskan, pihak RSUD Raha awalnya mengajukan penambahan daya sebesar 725 kVA. Kemudian direvisi menjadi 197 kVA. PLN pun membuatkan rician biaya sambungan daya, yakni Rp 680 juta untuk 725 kVA dan Rp 160 juta untuk 197 kVA.

Namun untuk penambahan daya ke 725 kVA, belum bisa dilakukan karena kendala ada di pihak RSUD Raha. Mereka belum miliki kubikel (gandu pembantu). “Kalau jaringannya, sudah lama kita pasang dan travonya sudah siap semua di rumah sakit tersebut. Begitu dibayar biaya penyambungannya, langsung kita sambungkan tambah dayanya,” ujarnya.

“RSUD memang fasilitas publik. Tapi tetap harus bayar. Kalau bayar sekarang, kita sambung sekarang. Sekarang pelayanan di PLN sistim online, tidak bisa terproses di aplikasi kecuali sudah dibayar biayanya,” pungkas Mujabar. (r1/aha)

To Top