Suksesi

Prof Mahmud Hamundu: Perpolitikan Saat Ini, Gaya Politik Belah Bambu

Prof Mahmud Hamundu

KENDARI, BKK- Mulai melakukan pendalaman terhadap agama islam dan terjun pada kepengurusan jamaah tablik, Mantan Rektor Universitas Halu Oloe (UHO) Kendari, Prof H Mahmud Hamundu kini tidak lagi tertarik dengan dunia politik.

Hal itu diungkapkannya saat ditemui di kediamannya, Sabtu (10/3). Ia mengatakan, alasannya tak tertarik lagi terhadap dunia politik sebab bagi dia dunia politik saat ini telah mengalami pergeseran makna.

“Perpolitikan saat ini seperti gaya politik belah bambu yaitu menginjak satu untuk menarik yang satunya. Gaya politik seperti ini tidaklah mendidik melainkan mengahuncurkan, karena untuk memuluskan keinginannya harus merusak yang lain,” terangnya.

Gambaran politik belah bambu ini, lanjut dia, telah semakin marak di Sultra baik itu pemilihan kepala daerah (pilkada) pada tingkatan gubernur, bupati atau wali kota. Bahkan ini juga tergambar pada perekrutan pemilihan jabatan kepala dinas atau kepala desa.

“Inilah fakta yang terjadi saat ini dan itu semakin membudaya. Untuk bisa berdiri mesti menjatuhkan yang lain. Padahal, politik yang mendidik itu adalah memasarkan program bukan menghancurkan satu sama lain,” jelasnya.

Atas kondisi tersebut, tambahnya, dirinya lebih memilih jalan untuk masuk kepengurusan jamaah tablik yang di dalamnya mengatur untuk tidak terlibat pada dunia politik baik dalam negeri atau luar negri.

“Aturan kita jelas, tidak boleh terlibat dalam dunia politik baik di dalam negeri atau di luar negeri dan untuk itu, saya berharap kepada para politkus saat ini, tidak lagi menggunakan gaya politik belah bambu,” tandasnya.(Cr5/nur)

To Top