Beranda

Biasakanlah selalu mengecek tanggal kedaluwarsa tiap produk pangan yang dibeli.

KENDARI, BKK- Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Kendari memeriksa distributor makanan dan minuman yang baru-baru ini kedapatan menjual produk pangan yang tidak memiliki izin edar dan kedaluwarsa.

Kepala BPOM Kota Kendari Leonard Duma mengatakan, pemeriksaan kepada pelaku usaha untuk kepentingan proses hukum.

“Ini kami lakukan untuk memberikan pengamanan kepada pihak konsumen dari segala produk yang tidak memiliki izin dan telah kedaluwarsa,” jelasnya, menyusul hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pekan lalu.

Ia menguraikan, dalam melakukan sidak, pihaknya melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes); Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop); dan aparat kepolisian.

“Sidak tersebut merupakan operasi internasional yang dilakukan secara serentak. Targetnya adalah distributor makanan dan minuman,” jelasnya.

Jika dalam sidak tersebut ditemukan produk pangan yang tidak layak konsumsi, sambung dia, maka pelaku usaha akan dilakukan pemeriksaan untuk kepentingan proses hukum.

Diberitakan, distributor makanan dan minuman di Kota Kendari tertangkap basah menjual produk pangan yang tidak memiliki izin edar, Kamis (8/3).

Kepala BPOM Kota Kendari Leonard Duma mengatakan, distributor makan dan minuman yang berkantor di Kecamatan Poasia ini bukan saja menjual produk tak memiliki izin edar, melainkan juga menjual produk yang sudah kedaluwarsa.

“Kami menemukan sebanyak lima produk pangan yang tidak layak dikonsumsi konsumen. Kelima produk itu tidak memiliki izin edar dan telah kedaluwarsa,” paparnya.

Di antaranya drink mood fire, cocoa puff biscuits, dan kue pia Bali.

“Semuanya telah kami sita sebagai barang bukti kami nantinya,” bebernya. (cr6/iis)

To Top