Diduga Ada PPS “Siluman” di Bombana, Panwaslu akan Minta Keterangan KPU – Berita Kota Kendari Online
Suksesi

Diduga Ada PPS “Siluman” di Bombana, Panwaslu akan Minta Keterangan KPU

RUMBIA, BKK – Dugaan adanya panitia pemungutan suara (PPS) “siluman’ di Kabupaten Bombana segera ditindaklanjuti Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) setempat .

Rencananya, panwaslu akan melakukan pemanggilan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana untuk dilakukan klarifikasi mengenai PPS Pemilu 2019 tersebut yang bertugas di Desa Babamolingku Kecamatan Poleang Barat.

PPS bersangkutan dianggap siluman, karena diduga tidak mendaftar pada saat perekrutan namun dinyatakan lulus saat pengumuman.

“Besok (hari ini, red) kita akan klarifikasi ke komisioner KPU Bombana terkait perekrutan PPS yang ada di Desa Babamolingku itu, ” kata Ketua Panwaslu Bombana Hasdin Nompo saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/3).

Hasdin menjelaskan, saat ini pihaknya telah mempunyai bukti-bukti terkait anggota PPS yang diluluskan oleh KPU yang tanpa melakukan pendaftaran tersebut.

“Buktinya itu kita sudah pegang dari nama-nama yang melakukan pendaftaran sampai proses pengumuman. Ada salah satu nama yang tidak mendaftar tetapi diluluskan pada saat pengumuman, ” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, komisioner KPU Bombana Andi Usman mengaku siap untuk memenuhi panggilan panwasku untuk memberikan klarifikasi terkait persoalan itu.

“Saya siap hadir untuk memberikan keterangan atas klarifikasi perekrutan anggota PPS itu, ” tutur Andi Usman.

Alasan pihaknya meluluskan anggota PPS dimaksud yang bernama Andi Kasniar itu, menurutnya, sudah sesuai dengan peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Pembentukan Tata Kerja PPK PPS dan KPPS.

“Kita melakukan penunjukan langsung terhadap yang bersangkutan karena pada saat proses wawancara di enam besar kemarin itu hanya dua nama yang hadir. Itu sudah sesuai dengan Pasal 65 ayat 2 PKPU 3 2018, ” pungkasnya sambil menunjukan bukti daftar hadir saat melakukan melakukan proses wawancara baru-baru ini. (k3/nur)

To Top