BRIlian Bantu Pasarkan Produk UKM Keluar Daerah – Berita Kota Kendari Online
Bisnis & Ekonomi

BRIlian Bantu Pasarkan Produk UKM Keluar Daerah

BKK, KENDARI– PT Bank Rakyat Indonesia siap mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui aplikasi wirausaha BRIlian.co.id, untuk untuk menggarap potensi pasar nasional hingga internasional. Dukungan permodalan bagi usaha yang potensial juga akan diberikan.

Selain permodalan dan pasar, BRI juga berkomitmen meningkatkan keterampilan dan wawasan UMKM mengenai bisnis online untuk peningkatan angka penjualan mereka. “Yang kami harapkan para pelaku UMKM meningkatkan mutu produk dan kualitas pelayanan konsumen. Karena kepuasan pelanggan merupakan salah satu alat promosi paling efektif,” tutur Manager Operasional BRI Cabang Sam Ratulangi, Bayu Adiwinoto yang di temui usai Seminar bertajuk “Pelatihan Wirausaha Karya Kriya Untuk Menjadi Pelaku UMKM Orientasi Ekspor, di Kantor BRI Ratulangi, Senin (5/3).

Dia melanjutkan, kegiatan tersebut memang untuk mempersiapkan enterpreneur agar bisa masuk ke pasar yang lebih luas. Selama ini, pemasaran produk UKMK hanya di dalam Sultra sendiri. Melalui aplikasi ini, BRI bisa membantu untuk penjualan ke Jawa, Kalimantan dan Sumatra.

“Jadi pelatihan wirausaha karya kriya untuk menjadikan UMKM orientasi ekspor. Kita mendatangkan pembicara dari BRI, kementerian dan dari luar negeri. Mereka menjelaskan bagaimana caranya usaha-usaha yang ada di pelosok, diperkenalkan di seluruh Indonesia dan bahkan bisa diekspor keluar negeri. Dari kami menyediakan aplikasi Wirausaha BRIlian ini,” tuturnya.

Menurutnya, produk-produk UKMK di Sultra punya potensi yang menjanjikan. Namun memang masih perlu ditingkatkan. Salah satunya adalah pengemasan produk atau packaging. Sebab kemasan juga menjadi nilai tambah bagi konsumen, apalagi konsumen luar negeri.

“Yang belum bagus pengemasannya, kita panggil dan dididik,” ucapnya.

Untuk akses permodalan, BRI sudah menyiapkan plafon antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar jika memenuhi syarat. BRI juga seringkali membantu para UMKM melalui anggaran CSR.

Di Sultra sendiri menurut catatan BRI,
jumlah UMKM setiap tahun bertambah. “Kenaikannya sekitar 120 persen dari tahun sebelumnya. Itu data 2017 dibanding 2016,” jelasnya.

Sementara UMKM yang bergabung di pemasaran digital, seperti Belanja.com ada 43 UKM dengan 146 produk dan RKB.co.id hampir 200-an UKM. Perkembangan usaha online di Kendari meningkat 30 persen dalam setahun terakhir. (m3/c/aha)

To Top